BANDUNG- DPRD Jabar belum melakukan pembahasan terkait calon daerah otonomi baru (DOB) atau pemekaran Kota Lembang. Anggota Komisi I DPRD Jabar dari Fraksi PDIP Abdy Yuhana mengatakan, saat ini DPRD masih membahas calon DOB yang sudah mengajukan persyaratan.
“Jadi, wacana daerah otonomi baru di Jawa Barat sudah lama. Ada yang sejak tahun 2002 seperti Bogor Barat, Garut Selatan sehingga prosesnya itu sudah melalui beberapa tahapan,” kata Abdy, Sabtu (14/11/2020).
Abdy mengungkapkan, terkait pemekaran Kota Lembang tidak serta-merta setelah diwacanakan langsung bisa dilakukan pemekaran, karena harus melalui tahapan.
“Karena itu saat wacana muncul tidak begitu saja, harus dilihat secara demografi, batas wilayah, aksesibilitasnya, sehingga dari beberapa DOB yang sudah memenuhi syarat, termasuk ada persetujuan dari DPR baru beberapa, seperti Garut Selatan, Bogor Barat, kemudian Indramayu Barat, kalau Kota Lembang itu belum mengetahui proses atau tahapannya sudah melalui itu atau belum,” ungkapnya.
Selain itu, Abdy juga menyebut DPRD Jabar juga belum melakukan pembahasan terkait pemekaran Kota Lembang dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
“Karena dalam pembahasan dengan pemerintah daerah dengan Gubernur, Kota Lembang belum masuk prioritas untuk dijadikan daerah otonomi baru,” ujarnya.
Meski salah satu syarat, soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa didapatkan dari sektor wisata, namun masih banyak syarat yang harus dipenuhi jika Lembang ingin dimekarkan.
“PAD hanya salah satu syarat saja, tapi hal-hal lain kalau merujuk pada UU no 23 Tahun 2014 itu harus dilihat jumlah penduduk, batas wilayah” tambahannya.
“Kemudian juga persetujuan DPRD dan pemerintah daerah, kemudian musyarawah desa-desa yang ada di wilayah tersebut,” pungkasnya.(dbs)














