Beranda Ekonomi & Bisnis 500 Pelaku UMKM Karawang Naik Kelas, Dinkop Luncurkan 3 Program Strategis

500 Pelaku UMKM Karawang Naik Kelas, Dinkop Luncurkan 3 Program Strategis

41
Program UKM Karawang
Sebanyak 500 pelaku UMKM Karawang mengikuti peluncuran tiga program strategis yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Karawang bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Sebanyak 500 pelaku UMKM Karawang mengikuti peluncuran tiga program strategis yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Karawang bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, dalam rangka mendorong peningkatan kualitas dan daya saing pelaku usaha mikro di Karawang.

Kegiatan bertajuk Opening Ceremony Centra Wirausaha Kabupaten Karawang Tahun 2025 ini digelar di Hotel Swiss-Belinn Karawang, Rabu (23/7/2025). Kepala Dinkop UKM Karawang, Dindin Rachmadhy, menjelaskan bahwa ketiga program tersebut meliputi UMKM Naik Kelas, Mentorship 360, dan Jelajah Bisnis.

Baca juga: Rekrutmen RSUD Rengasdengklok Dibuka Agustus, Bupati Aep: Tidak Ada Titipan dan Pungli!

“Program ini merupakan jawaban konkret bagi pelaku UMKM untuk memperoleh dukungan yang terukur, nyata, dan berdampak langsung terhadap usaha mereka,” ujar Dindin.

Ketiga program tersebut bertujuan mendorong legalitas pelaku usaha mikro, memperluas akses pasar, memberikan fasilitas alat produksi, serta memperkuat semangat kolaboratif antar pelaku UMKM.

“Dari total peserta, 300 di antaranya telah lolos verifikasi untuk mendapatkan bantuan alat produksi. Kemudian 150 peserta tergabung dalam program UMKM Naik Kelas, serta 50 peserta merupakan pelaku usaha dari 30 kecamatan yang mengikuti pendampingan intensif,” jelas Dindin.

Perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, M. Danny Fulton, menyebutkan bahwa dari sekitar 4,7 juta pelaku UMKM di Jawa Barat, 85% adalah usaha mikro, 13% usaha kecil, dan 1,8% usaha menengah. Menurutnya, para pelaku UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

“UMKM menyumbang 17% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja. Artinya, pelaku UMKM bukan hanya mandiri, tapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Karawang Larang Sekolah Paksa Beli Seragam dan LKS

Sementara itu, Bupati Karawang melalui Asisten Daerah II (Asda II) Asep Hazar menegaskan bahwa Pemkab Karawang memiliki komitmen kuat dalam pembangunan sektor UMKM.

“Saya tidak meragukan komitmen Bupati Karawang dalam membangun UMKM. Dinas koperasi siap memandu Bapak Ibu semua menjadi pengusaha tangguh. Kalian bukan lagi sekadar pelaku UMKM, tapi sudah didaulat sebagai pengusaha,” ucap Asep. (*)