Beranda Bisnis Ketua KPKS Bangkitkan Gairah Pemuda Desa Tambaksari Jadi Pelaku UMKM

Ketua KPKS Bangkitkan Gairah Pemuda Desa Tambaksari Jadi Pelaku UMKM

38

KARAWANG- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Ketua Koperasi Pemuda Sejahtera (KPKS) bangkitkan gairah generasi muda Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Karawang untuk berwirausaha.

Ketua KPKS Karawang, Seia Piantara, SE., MM dalam paparannya di acara BEM FE UNSIKA mengungkapkan generasi muda harus ambil peran dalam memajukan sektor ekonomi Indonesia khususnya Karawang.

“Hari ini peluang anak muda jauh lebih besar, terkhusus di sektor ekonomi UMKM yang secara data sebagai penyumbang terbesar pada PDB Nasional, selain itu UMKM sebagai ujung tombak ekonomi nasional yang tidak terpengaruh pada situasi ekonomi apapun secara signifikan, artinya sektor UMKM jauh lebih kuat dalam bertahan dibanding industri besar,” kata Seia, Jum’at (28/10)

Baca juga: Buntut Penggunaan Fasos Fasum oleh Warga, Pengembang Perumahan Grahayana Klaim Rugi 36 Miliar

Mantan Presiden Mahasiswa Karawang ini pun menyampaikan dengan adanya bonus demografi sektor usaha muda dapat jauh lebih berkembang sehingga dapat memberikan dampak pada penyerapan tenaga kerja, karena sektor industri tidak akan pernah sanggup menyerap setiap angkatan kerja, maka harus di dukung pada sektor lain, khususnya UMKM Muda.

“KPKS berdiri sudah empat tahun berjalan dengan landasan sebagai upaya menjadi rumah bagi para pelaku usaha Muda Karawang, upaya tersebut harus menjadi semangat bersama dalam menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi UMKM muda di Karawang” jelasnya.

Selain itu lanjut Seia, pada Hari Sumpah Pemuda tahun 2022 ini, harus menjadi kesempatan untuk generasi muda sebagai subjek perubahan, menjadi aktor dan pelaku dalam perubahan ekonomi nasional maupun regional, jadi bukan lagi sebagai objek atau sebagai yang mencari kerja, harus dapat menciptakan lapangan kerja khususnya bagi para lulusan ekonomi kedepannya.

Baca juga:Pastikan Harga Sembako Stabil, Gus Muhaimin Sidak Pasar Johar Karawang

“Semua hal yang kita gunakan hari ini, baik dari segi teknologi, fashion, makanan, dan lainnya, hampir prodak dari karya anak muda, artinya itu kesempatan anak muda dalam persaingan revolusi industri 4.0,” tambahnya.

Ia juga tak menapikan kelemahan dari usaha muda selalu dianggap kurang potensial terlebih dari sisi pemodalan dan peluang pengembangan, perlu peran serta dan dukungan semua pihak agar sektor PAD Karawang dapat lebih meningkat dengan pengembangan pada sektor UMKM usaha muda

“Harapannya di hari Sumpah Pemuda ini menjadi satu konstruktif dalam pengembangan dan pembangunan usaha muda yang ada di Karawang, dan mengajak anak muda Karawang untuk berperan aktif lebih sebagai upaya menjaga api semangat para aktor sejarah dengan lahirnya gagasan Sumpah Pemuda,” tutupnya.

Artikulli paraprakDPRD Karawang Dorong Kewenangan SMA dan SMK di Kembalikan ke Pemkab
Artikulli tjetërJadi yang Pertama, PGRI Karawang Terapkan E-Voting dalam Konfercab