Beranda Headline Pastikan Harga Sembako Stabil, Gus Muhaimin Sidak Pasar Johar Karawang

Pastikan Harga Sembako Stabil, Gus Muhaimin Sidak Pasar Johar Karawang

27
Gus Muhaimin Sidak Pasar Johar Karawang (Foto: Istimewa)

KARAWANG- Dalam rangka memastikan stabilitas harga sembako pasca kenaikan BBM, Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Johar, Karawang, Rabu (26/10/2022)

Dalam sidaknya itu, Gus Muhaimin didampingi sang istri Rustini Muhaimin, Ketua Komisi X DPR RI yang juga Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda, serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Jabar dan DPRD Kabupaten Karawang Fraksi PKB.

Gus Muhaimin mengungkapkan komoditas seperti beras, minyak goreng, telur, tepung, daging ayam dan daging sapi masih terpantau stabil. Belum ada kenaikan harga yang signifikan meski dihantui penyesuaian harga BBM beberapa waktu yang lalu.

“Alhamdulillah, dari hasil sidak saya ke sejumlah warga pedagang pasar Johar Karawang harganya boleh dibilang stabil. Belum ada peningkatan harga yang signifikan,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulis, Rabu (26/10/2022).

Baca juga: Survei SPP: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Disusul Ganjar dan Anies

Dari hasil pantauannya, harga bawang putih di pasar Johar saat ini dijual di kisaran Rp 26 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp 14 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp 27 ribu, daging ayam Rp 30 ribu, dan cabe rawit Rp 50 ribu.

“Tadi cuma bawang merah yang mengalami kenaikan, sekarang pedagang jualnya Rp 31 ribu, seminggu sebelumnya Rp 29 ribu per kilo. Kalau harga cabai itu fluktuatif terkait dengan pasokan dari petani,” tutur Muhaimin

Dari hasil pantauannya, harga bawang putih di pasar Johar saat ini dijual di kisaran Rp 26 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp 14 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp 27 ribu, daging ayam Rp 30 ribu, dan cabe rawit Rp 50 ribu.

“Tadi cuma bawang merah yang mengalami kenaikan, sekarang pedagang jualnya Rp 31 ribu, seminggu sebelumnya Rp 29 ribu per kilo. Kalau harga cabai itu fluktuatif terkait dengan pasokan dari petani,” tutur Muhaimin

Baca juga: Bukan Pasutri Chek-In Hotel Bisa Dipidana, PHRI Karawang: Lebih Sadis dari Pandemi

Muhaimin menambahkan pandemi berdampak serius bagi setiap sendi perekonomian masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat kembali berbelanja ke pasar tradisional untuk menggeliatkan kembali perekonomian rakyat kecil.

“Pasar tradisional berperan penting menggerakkan roda perekonomian rakyat, terutama rakyat kelas bawah. Karena itu mari kita gairahkan kembali berbelanja di pasar tradisional karena pasar tradisional bisa membantu pedagang yang sudah lama berjuang dengan ekonomi di kalangan bawah,” ujarnya. (rls)

Artikulli paraprakRSUD Karawang Sabet Juara 3 di Ajang Persi Awards
Artikulli tjetërBuntut Penggunaan Fasos Fasum oleh Warga, Pengembang Perumahan Grahayana Klaim Rugi 36 Miliar