Beranda Headline Jelang Pilpres 2024, Cak Imin Suntik Semangat 5000 Kader Penggerak TPS Karawang

Jelang Pilpres 2024, Cak Imin Suntik Semangat 5000 Kader Penggerak TPS Karawang

43
Sambutan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dihadapan 5000 penggerak TPS PKB Karawang (Foto: Ist)

KARAWANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Karawang terus merapatkan barisan dan mensolidkan diri jelang Pemilu serentak 2024. Terbaru, 5000 kader penggerak Tempat Pemungutan Suara (TPS) PKB Karawang berkumpul dalam konsolidasi di GOR Bintang Maruli, Minggu, 26 November 2023.

Ketua Umum PKB sekaligus Cawapres Nomor Urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku bangga atas soliditas seluruh kader penggerak TPS Karawang.

“Luar biasa para kader penggerak TPS Karawang. Saya sangat bangga, sangat salut, sangat bahagia melihat semangat 5000 kader yang kuat, kompak dan siap memenangkan PKB dan AMIN,” kata Cak Imin.

Baca juga: Sepanduk Eks Bupati Karawang Masih Bertebaran, Bawaslu: Segera Copot!

Melihat kekompakan dan soliditas mereka, Cak Imin mengaku semakin optimis mewujudkan cita-cita besar, yaitu mewujudkan perubahan sebagai visi utamanya maju di Pilpres 2024.

“Saya semakin optimis wujudkan perubahan,” tegasnya.

Di sisi lain, Cak Imin mengingatkan seluruh kader penggerak TPS bahwa kerja keras mereka adalah bagian dari ibadah. Sebab politik adalah jalan mewujudkan kemaslahatan sebagaimana dititahkan agama.

Baca juga: KPU Tetapkan Nomor Urut Ketiga Paslon di Pilpres 2024

“Setetes keringat anda sekalian tidak akan pernah sia-sia dan akan menjadi bagian dari tanggungjawab saya untuk mewujudkan cita-cita besar perubahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Cak Imin mengajak seluruh kader penggerak TPS untuk menyatukan tekad demi terwujudnya keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan secara lebib merata di Indonesia.

Menurut Cak Imin, kekayaan Indonesia yang luar biasa tidak boleh dikuasai oleh segelintir orang. Melainkan harus dinikmati oleh seluruh bangsa.

“Mari kita satukan tekad untuk benar-benar wujudkan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih merata. Sudah waktunya Indonesia berubah,” tukasnya.