Beranda Bisnis Catatkan Sejarah! Sarbumusi Karawang Kembali Menangkan Perkara Di PHI Bandung

Catatkan Sejarah! Sarbumusi Karawang Kembali Menangkan Perkara Di PHI Bandung

65

KARAWANG- Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Karawang kembali catatkan sejarah memenangkan dua kali sengketa perburuhan.

Ketua Sarbumusi Karawang, Pupung Syaeful Kamil mengungkapkan Sarbumusi Karawang kembali menggoreskan sejarah atas kemenangan nya dalam melakukan pendampingan perselisihan hubungan industrial.

“Alhamdulillah pada Rabu 9 November 2022 kemarin, merupakan hari yang harus dicatat dalam sejarah perjuangan Sarbumusi Karawang, karena pada hari tersebut Sarbumusi kembali menggoreskan catatan sejarah kemenangan kedua Setelah sebelumnya pada hari senin 7 November 2022 Serikat Pekerja Sarbumusi PT. Kohwa Precision Indonesia memenangkan perselisihan hubungan industrial dengan pihak yang sama,” kata Pupung, Senin (14/11/2022)

Baca juga: Sah! H Jenal Aripin Nahkodai PCNU Karawang Periode 2022- 2027

Dalam putusannya No 113/Pdt.Sus-PHI/2022/PN Bdg Majelis hakim menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Sarbumusi untuk seluruhnya dan menghukum PT. KOHWA untuk melaksnakan ketentuan PKB.

Pupung menjelaskan perselishan berawal ketika tergugat secara sepihak dengan sengaja menghilangkan dan merubah beberapa pasal yang telah diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tanpa pernah melakukan perundingan dengan serikat pekerja.

“Pasal-Pasal yang dihilangkan dan dirubah yaitu Perhitungan kerja lembur pada Hari Minggu dan Hari Raya Idul Fitri, Sisa Cuti yang bisa diuangkan, Insentif kehadiran, reimbursement biaya berobat, Tunjangan Keluraga dan Tunjangan Perumahan,” jelasnya.

Menurutnya kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras pengurus dan para anggota Sarbumusi Karawang.

Baca juga: Kubu Kang Uyan Sebut Konfercab Ulang di Ponpes Asshiddiqiyah Acara Muludan

“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan tentunya berkat doa dan dukungan anggota Sarbumusi se Kabupaten Karawang yang sangat solid,” ujarnya.

Sementara itu Tim Advokasi Sarbumusi Karawang Asep Septiana, S.H.,M.H menambahkan sejak awal tindakan PT. Kohwa Precision Indonesia tersebut adalah pelanggaran praktek hubungan industrial serius.

“Dengan adanya putusan tersebut hak-hak pekerja PT. Kohwa Precision Indonesia seharusnya dikembalikan dan dibayarkan perusahaan kepada pekerja,” pungkasnya.

Artikulli paraprakAktivis Muda NU Karawang Klaim Konfercab At-Tarbiyah Sah Secara Hukum
Artikulli tjetërBanjir Ketinggian Satu Meter Rendam Ratusan Rumah di Karangligar