Beranda Headline Vaksinasi Calon Haji: Dinkes Karawang Sasar 1.875 Jamaah di 11 Titik

Vaksinasi Calon Haji: Dinkes Karawang Sasar 1.875 Jamaah di 11 Titik

49
Program vaksinasi
Dinkes Karawang gelar vaksinasi calon haji di 11 titik pelayanan kesehatan. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dalam menunaikan rukun Islam kelima, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar vaksinasi calon haji 2026 di sejumlah titik pelayanan kesehatan. Program vaksinasi calon haji ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Pelaksanaan vaksinasi calon haji di Karawang dilakukan bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit, serta digelar serentak di 11 titik, Sabtu (29/3/2026).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karawang, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan bahwa vaksinasi calon haji meliputi tiga jenis vaksin utama, yaitu meningitis, polio, dan Covid-19.

Baca juga: Arus Mudik 2026, PMI Karawang Catat 51 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

“Vaksinasi calon haji terdiri dari tiga jenis vaksin, yaitu meningitis, polio, dan Covid bagi jemaah haji 1447 Hijriah,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi calon haji yang sebelumnya telah menerima vaksin Covid-19, tidak diwajibkan untuk vaksinasi ulang. Selain itu, terdapat vaksin yang bersifat anjuran, seperti vaksin influenza.

“Vaksinasi ada yang diwajibkan dan ada yang disarankan. Salah satunya vaksin influenza karena risiko penularannya cukup tinggi saat musim haji,” jelasnya.

Menurutnya, vaksinasi calon haji sangat penting untuk mencegah penyakit menular, terutama meningitis yang masih menjadi ancaman di kawasan Timur Tengah.

“Dengan vaksinasi calon haji, kita dapat mencegah infeksi penyakit, terutama meningitis. Dalam dua minggu akan terbentuk kekebalan tubuh,” katanya.

Yayuk menjelaskan, vaksinasi calon haji menjadi krusial karena jemaah akan berinteraksi dengan jutaan orang dari berbagai negara, sementara beberapa wilayah masih tergolong endemi meningitis.

“Kalau tidak dilakukan vaksinasi calon haji, risiko terjangkit meningitis akan lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, vaksin polio juga menjadi prioritas dalam vaksinasi calon haji mengikuti kebijakan Kerajaan Arab Saudi.

“Mengikuti kebijakan Arab Saudi, vaksinasi calon haji juga mengutamakan vaksin polio karena di beberapa wilayah masih terdapat endemi,” imbuhnya.

Sementara untuk vaksin Covid-19, Dinkes Karawang masih menunggu distribusi dari pemerintah provinsi.

“Vaksin Covid tetap diberikan sesuai arahan Kementerian Kesehatan, namun saat ini masih menunggu distribusi,” katanya.

Proses vaksinasi calon haji dimulai setelah daftar jemaah dari Kementerian Haji dan Umroh Karawang diterima. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan status istithaah atau kelayakan berangkat.

“Dari pemeriksaan ini akan ditetapkan apakah calon haji masuk kategori istithaah atau tidak,” jelasnya.

Bagi calon haji yang dinyatakan istithaah dan telah melunasi biaya haji, vaksinasi meningitis langsung dijadwalkan.

Di Kabupaten Karawang, vaksinasi calon haji dilakukan di 11 kecamatan, yakni Karawang, Tirtajaya, Jayakerta, Kalangsari, Klari, Jatisari, Cilamaya, Majalaya, Purwasari, Kutawaluya, dan Wadas.

Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkes Karawang, Saleh Budi Santo, menyebutkan capaian vaksinasi calon haji saat ini mencapai 1.875 jemaah.

“Total capaian vaksinasi calon haji saat ini sebanyak 1.875 jemaah di masing-masing kecamatan yang telah ditunjuk,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh vaksinasi calon haji diberikan secara gratis.

Dalam pelaksanaannya, calon haji diwajibkan membawa dokumen seperti surat istithaah, bukti pelunasan, KTP, paspor, dan nomor porsi. Setelah registrasi dan validasi, jemaah menjalani skrining kesehatan sebelum vaksinasi.

“Jika dinyatakan siap, vaksinasi calon haji dilakukan, kemudian dilakukan observasi selama 15 menit untuk memastikan tidak ada efek samping,” jelasnya.

Dinkes Karawang juga mengatur jadwal dan sistem shift guna menghindari penumpukan peserta selama vaksinasi calon haji berlangsung.

Yayuk mengimbau para calon haji untuk menjaga kondisi tubuh, pola makan, serta istirahat yang cukup agar tetap sehat hingga keberangkatan.

“Setelah kembali dari Tanah Suci, akan dilakukan pemeriksaan kembali agar jemaah dapat beraktivitas normal,” tambahnya.

Ia memastikan hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi calon haji di Karawang berjalan lancar tanpa kendala.

Baca juga: Relawan PMI Karawang, Uci Sanusi Setia Mengabdi Sejak 2018 Tanpa Kenal Waktu

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada kendala, semua berjalan kondusif,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Yayuk berharap seluruh calon haji yang telah menjalani vaksinasi dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

“Dengan vaksinasi calon haji yang optimal, kekebalan tubuh terbentuk sehingga jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan meraih haji yang mabrur,” pungkasnya. (*)