
KARAWANG – Maraknya aksi begal di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Karawang mendorong Kodim 0604/Karawang menggencarkan patroli dan operasi penertiban di wilayah rawan kriminalitas.
Komandan Kodim 0604/Karawang, Nanda Siswanto, mengatakan operasi sikat begal dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan kepolisian guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Operasi sikat begal ini perlu dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Nanda, fenomena begal di Karawang saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih setelah muncul kasus pembegalan yang viral di media sosial.
Baca juga: Peringati Idul Adha, PKB Karawang Sembelih 4 Ekor Sapi untuk Warga
“Ibu-ibu dibegal pada siang hari di daerah yang cukup ramai. Jadi saya sebagai Dandim 0604/Karawang akan membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Karawang,” tegasnya.
Ia menjelaskan, patroli pemberantasan begal dilakukan secara rutin pada malam hari di sejumlah titik rawan kriminalitas.
Pada operasi terbaru, patroli difokuskan di tiga kecamatan yakni Rengasdengklok, Tirtajaya, dan Jayakerta.
“Patroli menggunakan 20 motor dengan sasaran jalan-jalan rawan begal serta kerumunan massa yang diduga mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan terlarang,” katanya.
Nanda menegaskan, patroli tersebut tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui imbauan kepada masyarakat.
“Kami tidak menggunakan cara represif. Sasaran kami adalah pencegahan dan deteksi dini,” ujarnya.
Ia mengatakan operasi gabungan tersebut dipimpin Koramil Rengasdengklok dan Koramil Batujaya dengan fokus di titik-titik yang dinilai rawan aksi begal.
“Hanya di titik-titik rawan kami akan melakukan operasi sikat begal,” katanya.
Menurutnya, patroli keamanan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan berdasarkan laporan masyarakat serta hasil analisis Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Baca juga: Pupuk Kujang dan Kalangan Industri di Karawang Kompak Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
“Ke depan apabila ada masukan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan segera kami analisis untuk patroli berikutnya,” jelasnya.
Nanda berharap patroli rutin tersebut dapat mempersempit ruang gerak pelaku begal dan meningkatkan rasa aman masyarakat di wilayah Karawang.
Namun, apabila petugas menemukan pelaku begal secara langsung di lapangan, pihaknya akan segera melakukan penangkapan dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.
“Tiga titik tadi kami dapatkan dari laporan masyarakat melalui Koramil Rengasdengklok,” pungkasnya. (*)














