Beranda Headline Seleksi Paskibraka Karawang 2026 Masuk Tahap PBB, 109 Peserta Diuji Kekompakan

Seleksi Paskibraka Karawang 2026 Masuk Tahap PBB, 109 Peserta Diuji Kekompakan

37
PBB paskibraka
Tahap PBB seleksi Paskibraka Karawang 2026 menguji kekompakan dan kedisiplinan peserta. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Sebanyak 109 peserta mengikuti tahapan PBB Paskibraka Karawang 2026 yang digelar di depan Setda Karawang, Rabu (8/4/2026). Tahap ini menjadi bagian penting dalam seleksi Paskibraka Karawang 2026 untuk menguji kekompakan dan kedisiplinan peserta.

Kegiatan PBB Paskibraka Karawang 2026 ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, di antaranya Kesbangpol, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan (Dinkes), Polres Karawang, Yonif Raider 305/Tengkorak, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Kepala Kesbangpol Karawang, Mahpuddin, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti PBB Paskibraka Karawang 2026 merupakan mereka yang telah lolos tahap tes kesehatan.

“Hari ini rangkaian PBB dengan jumlah peserta 109 orang,” ujarnya.

Baca juga: Pendaftaran Ditutup, Tiga Calon Resmi Bertarung di Mukab Kadin Karawang 2026

Para peserta dibagi menjadi 11 kelompok, masing-masing terdiri dari 10 orang, untuk memudahkan penilaian dalam PBB Paskibraka Karawang 2026.

“Setiap kelompok akan dipandu instruktur dari kepolisian dan TNI, termasuk dari Yonif 305 Tengkorak, serta dinilai oleh tiga orang juri,” jelasnya.

Penilaian dalam PBB Paskibraka Karawang 2026 mencakup berbagai aspek dasar baris-berbaris, seperti serong kanan, serong kiri, tegak grak, langkah tegap maju, belok kanan, belok kiri, hingga jalan di tempat.

“Semua itu menjadi dasar penting bagi seorang calon Paskibraka,” tambahnya.

Mahpuddin juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam mendukung kelancaran seleksi Paskibraka Karawang 2026, termasuk dukungan layanan kesehatan dan pengawasan peserta.

“Kami bekerja sama dengan Dinkes untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta, serta Diskominfo untuk siaran langsung kegiatan,” katanya.

Selain itu, tes kepribadian dalam seleksi Paskibraka Karawang 2026 juga melibatkan DP3A, khususnya dalam pelaksanaan psikotes.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di lingkungan Pemda Karawang dilakukan sebagai bagian dari efisiensi, sekaligus mempertimbangkan aspek kenyamanan dan representatif.

“Setelah evaluasi, lokasi ini dinilai paling mendukung kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, instruktur Capaska dari Yonif 305 Tengkorak, Serka Sunendi, menilai antusiasme peserta dalam PBB Paskibraka Karawang 2026 cukup tinggi.

“Anak-anak sangat semangat mengikuti kegiatan,” ungkapnya.

Namun, ia juga menyoroti masih perlunya peningkatan kedisiplinan, terutama dalam hal ketepatan waktu.

“Kedisiplinan harus ditingkatkan, termasuk dalam hal kehadiran,” katanya.

Baca juga: Wabup Karawang Hadiri Rakor P3S Jabar, Perkuat Upaya Penurunan Stunting

Menurutnya, tidak semua peserta berasal dari latar belakang ekstrakurikuler Paskibra, sehingga kemampuan baris-berbaris masih perlu diasah.

“Peserta memang sudah lolos TIU, TWK, dan kesehatan, tetapi kemampuan PBB harus terus dilatih,” jelasnya.

Ia berharap ke depan sekolah dapat mempersiapkan peserta secara lebih matang, baik dari sisi fisik, wawasan, maupun keterampilan dasar PBB.

“Harapan kami, mereka bisa sukses dan menjalankan tugas dengan baik saat terpilih nanti,” pungkasnya. (*)