
KARAWANG – Marbot dan ustadz Masjid Ar-Riyadh yang berlokasi di Kompleks GOR Panatayuda, Kabupaten Karawang, menyampaikan harapan kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat kunjungan lapangan pada Rabu (24/12/2025). Kondisi Masjid Ar-Riyadh GOR Panatayuda dinilai memprihatinkan meskipun berada di kawasan fasilitas umum milik pemerintah daerah.
Masjid yang berada di pusat kota tersebut mengalami berbagai kerusakan, mulai dari kubah bocor, instalasi listrik konslet, hingga tidak adanya pagar pengaman. Kondisi Masjid Ar-Riyadh ini dikeluhkan langsung oleh Jaja, marbot masjid yang telah mengabdikan diri selama dua tahun terakhir.
Baca juga: Bupati Karawang Tinjau Infrastruktur Jalan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
“Kubah masjid bocor, kalau hujan air masuk sampai banjir. Listrik sering konslet, sudah empat kali keluar percikan api. Jendela dan pintu juga sudah lapuk. Ini sangat berbahaya,” ujar Jaja saat ditemui di lokasi Masjid Ar-Riyadh GOR Panatayuda.
Jaja mengaku setiap hari berjalan kaki dari rumahnya di wilayah Jatirasa menuju Kompleks GOR untuk memastikan Masjid Ar-Riyadh tetap bersih dan aman. Ia juga berharap adanya pemasangan pagar permanen, mengingat kawasan tersebut rawan tindak kejahatan.
“Pernah ada motor hilang di area parkir masjid. Sekarang pagernya masih kayu, jelas tidak aman,” katanya.
Sementara itu, Ustadz Asep, imam Masjid Ar-Riyadh, menjelaskan bahwa masjid tersebut berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah. Masjid dibangun sekitar lima tahun lalu atas dasar wakaf dari H. Jenal Arifin, tokoh masyarakat Karawang yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Masjid ini berada di tanah pemerintah dan seharusnya menjadi bagian dari pengelolaan fasilitas GOR Panatayuda,” jelasnya.
Baca juga: Wakil Bupati Karawang Resmi Menutup Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2025
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang melakukan peninjauan revitalisasi GOR Panatayuda menegaskan komitmennya untuk membenahi seluruh fasilitas, termasuk Masjid Ar-Riyadh GOR Panatayuda.
“Semua fasilitas kita rapikan. Masjid juga akan diperbaiki. Saya sudah instruksikan kepada Kadis PUPR untuk segera menganggarkan perbaikan, termasuk kubah bocor, listrik, dan pagar. Ini tempat ibadah, harus menjadi prioritas,” tegas Bupati Aep.
Ia berharap, setelah proses perbaikan selesai, kawasan GOR Panatayuda dapat kembali digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman, termasuk Masjid Ar-Riyadh sebagai pusat ibadah. (*)













