Beranda Uncategorized DPRD Jabar Sentil Bulog Tentang Harga Gabah yang Anjlok

DPRD Jabar Sentil Bulog Tentang Harga Gabah yang Anjlok

11

Rendahnya harga gabah yang dikeluhkan para petani di Kabupaten Karawang, turut menuai sorotan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Rahmat Hidayat Jati.

Ia menilai, situasi tersebut terjadi secara umum dialami petani di Jawa barat, bahkan bisa dibilang sepulau Jawa, di mana ketika panen raya tiba, harga malah anjlok.

Hal itu, disebabkan perhitungan stok beras yang selalu keliru dengan kebijakan impor beras.

“Ini kejadian yang terus berulang, setiap masa panen selalu ada problem. Ini pelajaran penting buat kita semua untuk semakin perlunya mengaktifkan kembali gerakan lumbung desa, khususnya di Karawang,” ujar Kang Toleng, sapaan akrabnya.

“Ini situasi yang harus diperbaiki terutama soal tataniaga beras dan kebijakan fundamental soal ketahanan pangan,” sambung dia.

Dirinya menyebut Pemerintah Kabupaten Karawang harus bertanggung jawab. “Pemerintah harus tanggungjawab, karena tugas pokok dan fungsinya ada ya salah satu nya mengatur soal harga dasar gabah dan mendorong terwujudnya swasembada pangan,” tegas Ketua PKB Karawang ini.

Kang Toleng juga menyentil peran Bulog yang dinilainya lamban memperhitungkan harga gabah dan stok beras agar situasi seperti sekarang bisa diantisipasi.

“Bulog harusnya bisa lebih cepat lagi dalam menghitung waktu soal harga gabah dan stok beras sebagai cadangan pangan dan lebih cepat dalam mengantisipasi kondisi lapangan,” tandasnya dia.

Selain itu, ia juga menyebut perlu upaya strategis guna memperkuat peran dan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan kesejahteraan petani.

“Ke depan khusunya di Karawang, kita akan melakukan langkah-langkah strategis guna mendukung dan memperkuat posisi para petani, biar kita gak terlalu tergantung dengan pasar dan kita upayakan pemerintahan bisa lebih hadir dan terasa manfaatnya buat petani,” pungkasnya. (kie)