Beranda News Deretan Negara dengan Kasus Kebocoran Data Terbesar di Dunia

Deretan Negara dengan Kasus Kebocoran Data Terbesar di Dunia

5
Kasus kebocoran data
Foto: Ilustrasi

beritapasundan.com – Dikutip dari Surf Shark, sejak 2004 silam, ada 17.236.533.129 akun email telah dibobol di seluruh dunia.

Menurut sumber yang sama, jumlah tersebut bisa lebih besar, mengingat banyak orang yang selalu menggunakan akun email yang sama untuk akun yang berbeda.

Maka dari itu, besar kemungkinan, hacker telah meretas akun email tersebut hingga ratusan kali.

Baca juga: Deretan Negara Dengan Sistem Layanan Kesehatan Terbaik di Dunia

Daftar Negara dengan Kasus Kebocoran Data Terbanyak di Dunia

Sejak tahun 2024 hingga April 2024, Surf Shark mencatat ada lebih dari 17,2 miliar akun email di seluruh dunia berhasil dibobol.

Dari akun-akun tersebut, para peretas akan mengambil sejumlah informasi penting mengenai penggunanya, seperti nama depan, nama belakang, nama orang tua, kata sandi, alamat, dan masih banyak lainnya.

Bagi yang penasaran, berikut deretan negara dengan kasus kebocoran data terbesar yang dikutip dari Surf Shark:

  • Amerika Serikat: 3.044.856.569 akun email yang terbobol
  • Rusia: 2.428.034.069 akun email yang terbobol
  • Tiongkok: 1.085.483.543 akun email yang terbobol
  • Prancis: 521.554.761 akun email yang terbobol
  • Jerman: 486.730.913 akun email yang terbobol
  • Brasil: 354.221.160 akun email yang terbobol
  • India: 320.517.654 akun email yang terbobol
  • Inggris: 321.912.059 akun email yang terbobol
  • Italia: 266.776.704 akun email yang terbobol
  • Kanada: 213.767.294 akun email yang terbobol

Negara dengan kasus kebocoran data terbanyak pertama adalah Amerika Serikat, sebanyak 3.044.856.569 akun email berhasil dibobol.

Baca juga: Deretan Negara Bebas Pajak Penghasilan, Timur Tengah Mendominasi

Mengerikannya, Surf Shark memprediksi ada sebanyak 12.572.311.528 data pribadi masyarakat Amerika yang bobol.

Rusia berada di peringkat kedua sebagai negara dengan kasus pencurian data terbanyak, yakni 2.428.034.069 akun email terbobol.

Surf Shark memprediksi ada sebanyak 4.345.317.484 data pribadi masyarakat Rusia yang tersebar akibat pencurian data ini.

Tiongkok berada di peringkat keempat dengan total 1.085.483.543 akun email yang berhasil dibobol.

Dari jumlah tersebut, diprediksi ada lebih dari 2.003.795.905 data pribadi warga Tiongkok yang tersebar.

Prancis berada diperingkat keempat dengan total kasus pencurian data sebanyak 521.554.761 akun.

Meski jumlah akun email yang dicuri sedikit, Surf Shark memprediksi ada sebanyak 1.411.528.179 data pribadi masyarakat Prancis berhasil dicuri.

Jerman termasuk salah satu negara dengan kasus pencurian data terbanyak, yaitu 486,730,913 kasus.

Dari jumlah tersebut, Surf Shark memprediksi ada lebih dari 986.864.889 data pribadi yang tersebar di internet.

Jumlah akun email yang berhasil dibobol di Brasil diprediksi mencapai angka 354.221.160 kasus.

Sama seperti Prancis, Surf Shark memprediksi jumlah data pribadi yang dicuri oleh peretas mencapai 1.239.460.727 data.

Inggris turut menjadi salah satu negara dengan kasus pencurian data terbanyak, dengan total akun email yang berhasil diretas sebanyak 321.912.059 akun.

Ironisnya, dari jumlah akun yang berhasil dibobol tersebut, Surf Shark memprediksi para peretas bisa mencuri hingga 1.060.704.382 data pribadi masyarakat Inggris.

Jumlah akun email yang diretas di India sebesar 320.517.654 akun. Dari jumlah tersebut, peretas bisa mencuri hingga 1.209.561.467 data pribadi masyarakat India.

Italia tercatat memiliki hingga 266.776.704 akun email yang diretas. Dari jumlah tersebut, peretas diprediksi berhasil mencuri 645.267.457 data pribadi masyarakat Italia.

Baca juga: 10 Daftar Negara dengan Penduduk Ateis Terbanyak di Dunia

Terakhir ada Kanada dengan jumlah akun email yang terbobol sebanyak 213.767.294 akun, dengan perkiraan 621.587.250 data pribadi masyarakat Kanada berhasil dicuri.

Indonesia Berada di Urutan Berapa?

Dilihat dari hasil laporan Surf Shark, Indonesia berada di peringkat ke-13 sebagai negara dengan kasus pencurian data terbanyak, dengan total kasus akun email yang bocor sebanyak 156,800,772 akun.

Dari jumlah tersebut, Surf Shark memprediksi bahwa peretas berhasil mengambil hingga 545.128.985 data pribadi masyarakat Indonesia, seperti nama depan, nama belakang, alamat, kata sandi, dan masih banyak lainnya. (*)