
KARAWANG – Sebanyak 445 calon jamaah haji Karawang berkumpul di Al Jihad Islamic Center Karawang untuk mengikuti prosesi pelepasan keberangkatan menuju Tanah Suci, Minggu malam (10/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh, jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, Ketua DKM Masjid Al Jihad, serta perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Karawang.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan Pemerintah Kabupaten Karawang terus berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta seluruh pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan calon jamaah haji Karawang terpenuhi sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah kami Pemerintah Kabupaten Karawang mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan seluruh keperluan jamaah haji Karawang,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, calon jamaah haji Karawang yang tergabung dalam Kloter 16 JKS dijadwalkan berangkat pada pukul 19.00 WIB dan diterima di embarkasi sekitar pukul 20.00 WIB.
“Alhamdulillah seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Namun kami tetap mengarahkan Dinas Kesehatan untuk mendampingi hingga ke embarkasi,” katanya.
Selain Kloter 16, Pemkab Karawang juga telah menyiapkan keberangkatan kloter berikutnya, yakni Kloter 20 JKS yang dijadwalkan berangkat pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 03.00 WIB.
“Untuk kloter berikutnya akan berangkat pukul 03.00 pagi sehingga pukul 05.00 sudah diterima di Embarkasi Pondok Gede,” tambahnya.
Bupati juga mengimbau seluruh jamaah haji Karawang untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan spiritual sekaligus ketahanan fisik, terutama menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi.
“Cuaca di sana cukup ekstrem sehingga jamaah harus bisa mengatur waktu sebaik mungkin,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Karawang turut menyediakan perlengkapan tambahan berupa syal dan tumbler untuk membantu jamaah haji Karawang menghindari dehidrasi. Dari total 445 peserta, terdapat empat tenaga kesehatan yang ikut mendampingi selama proses keberangkatan.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Karawang, Rojak, memastikan seluruh peserta dalam Kloter 16 JKS dapat diberangkatkan tanpa kendala.
“Alhamdulillah tidak ada jamaah yang tertunda keberangkatannya sehingga Kloter 16 JKS penuh,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan jamaah haji Karawang untuk mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan pemerintah, menjaga kesehatan, serta beristirahat cukup sebelum menjalani puncak ibadah di Armuzna.
Baca juga: UBP Karawang Resmi Lantik Dekan dan Kaprodi Baru, Fokus Perkuat Riset dan Mutu Pendidikan
Ketua DKM Masjid Al Jihad, Acep, menambahkan bahwa pihaknya bersyukur seluruh jamaah berada dalam kondisi sehat, berkat deteksi dini yang telah dilakukan tim kesehatan jauh sebelum hari keberangkatan.
“Melihat ada jamaah usia 19 tahun yang berangkat haji bisa menjadi motivasi bagi generasi muda,” ujarnya.
Diketahui, jamaah tertua dalam kloter ini berusia 84 tahun, sementara jamaah termuda berusia 19 tahun. Keberangkatan jamaah haji Karawang ini diharapkan berjalan lancar hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dan para jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (*)













