BEKASI,TVBERITA – Siloam Hospitals Group bersama Roche perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang farmasi dan diagnostik, dan Halodoc , perusahaan telehealth terdepan di Indonesia bersinergi menghadirkan inovasi terbaru tes antigen di Indonesia, yaitu swab antigen Elecsys® yang sudah tersedia secara bertahap mulai hari ini dijaringan rumah sakit Siloam dan platform Halodoc aplikasi dan website.
“di tengah pandemi kondisi saat ini, sebagian masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi, kita perlu menyadari bahwa pandemi belum selesai,”ungkap ,Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Caroline Riady,
Selain menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan melakukan tes COVID-19, tetap menjadi hal yang perlu dilakukan setiap individu, terutama mereka yang sudah aktif bekerja dari kantor dan memiliki mobilitas tinggi.
“terdapat tiga prioritas utama yang difokuskan Siloam Hospitals Group dalam rangka menanggulangi pandemi COVID-19, yaitu melakukan tes atau skrining sebanyak mungkin guna memutus penularan virus, meningkatkan layanan terhadap pasien COVID-19, dan pelaksanaan vaksinasi,”jelasnya.
Menurutnya, melakukan tes merupakan langkah penting di masa pandemi karena semakin cepat seseorang teridentifikasi dan tertangani, semakin cepat pula wabah virus corona dapat ditanggulangi,
“kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami dan platform Halodoc, seperti tes terbaru berbasis laboratorium swab antigen Elecsys® untuk kesehatan dan keamanan bersama,” bebernya.
Selama lebih dari satu tahun pandemi, Siloam Hospitals Group telah melakukan lebih dari 2,8 juta tes COVID-19 yang mencakup RT-PCR, swab molekuler isotermal, rapid antigen, serologi antibodi, antibodi kuantitatif, dan rapid antibodi. Secara konsisten, Siloam Hospitals selalu berusaha menyediakan beragam tes COVID-19 yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat yang memiliki beragam kebutuhan,
“Terutama dengan kondisi bahwa jumlah tes COVID-19 yang dilakukan di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya,”jelasnya.
Swab antigen Elecsys® merupakan metode tes antigen terbaru dengan performa tinggi yaitu dengan sensitivitas 94.5% dan spesifisitas 99.9% pada CT Value 30 yang berarti mampu mendeteksi lebih akurat sampel dengan jumlah virus yang lebih rendah dibandingkan rapid antigen biasa.
” Pengambilan sampel untuk tes ini dilakukan dengan cara usap nasofaring, yakni mengumpulkan cairan atau sampel dari bagian belakang hidung. Hasil swab antigen Elecsys® menggambarkan kondisi saat pengambilan sampel,
“Hasil positif menunjukkan kemungkinan besar terinfeksi SARS-CoV-2, sedangkan hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan terinfeksi SARS-CoV-2. Penilaian hasil didapatkan dengan melihat keadaan klinis pasien dan hasil pemeriksaan penunjang lain,”jelasnya.
Dokter spesialis patologi klinik Siloam Hospitals Surabaya dr. Diane Lukito, Sp.PK menambahkan, Swab antigen Elecsys® yang berbasis laboratorium ini memiliki berbagai keunggulan, seperti harga terjangkau dengan hasil lebih akurat karena pemeriksaan sampel dilakukan secara otomatis di dalam alat immunoassay cobas-Elecsys® series,
“Sehingga pembacaan hasil lebih standar serta dapat digunakan untuk pengujian skala besar dengan jumlah sampel besar dan pelacakan kontak,”jelasnya.
Sebagai perusahaan global yang bergerak di bidang farmasi dan diagnostik, sejak awal pandemi Roche telah bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan, pemerintah, organisasi badan kesehatan, serta pihak terkait lainnya dalam memastikan masyarakat di seluruh dunia memperoleh kesempatan untuk melakukan tes COVID-19 serta mendapatkan pengobatan dan perawatan yang dibutuhkan,
“Pandemi COVID-19 dengan jelas menunjukkan nilai dan pentingnya diagnostik, dan Roche berada di garis depan dalam memerangi pandemi ini. Dengan komitmen untuk memberikan solusi pengujian yang cepat, akurat,
“dan andal bagi penyedia layanan kesehatan dan masyarakat serta membantu Indonesia memerangi COVID-19, kami menghadirkan tes antigen SARS-CoV-2 Elecsys® yang berbasis laboratorium dengan metode Electro Chemiluminescence Immune Assay” jelasnya (ais).














