KARAWANG – Kepolisian Daerah Jawa Barat menghadirkan hotline digital mudik Polda Jabar bagi para pemudik yang melintas di wilayah hukum Jawa Barat selama arus mudik Lebaran 2026. Layanan ini disiapkan sebagai saluran informasi sekaligus pengaduan masyarakat agar perjalanan mudik lebih aman dan nyaman.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Raydian Kokrosono mengatakan hotline digital mudik Polda Jabar dapat diakses melalui barcode maupun tautan khusus yang terhubung langsung dengan berbagai informasi penting terkait arus mudik.
“Ini merupakan saluran untuk menampung keresahan para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Mereka bisa mengakses hotline Polda Jabar yang berisi berbagai informasi penting untuk membantu kelancaran perjalanan mudik,” ujar Raydian.
Melalui hotline digital mudik Polda Jabar, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi terkini mengenai kondisi arus kendaraan, baik di jalan tol maupun jalur arteri.
Baca juga: H-7 Lebaran, Arus Mudik di Karawang Masih Lancar
Selain itu, layanan ini juga menyediakan konten edukasi mengenai cara berkendara yang aman selama perjalanan mudik Lebaran 2026.
Raydian menjelaskan, hotline digital mudik Polda Jabar juga dilengkapi dengan jadwal pembaruan informasi secara berkala, termasuk siaran langsung atau live streaming mengenai kondisi lalu lintas di lapangan.
“Kami juga melakukan live streaming terkait cara bertindak di jalan serta update kondisi lalu lintas di tol maupun jalur arteri. Misalnya jika ada kebijakan contraflow atau one way, masyarakat bisa mengetahui lebih awal sehingga dapat menentukan jalur yang akan dipilih,” katanya.
Layanan hotline digital mudik Polda Jabar juga terhubung dengan media sosial resmi Polda Jabar sehingga informasi dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat.
Pemudik juga dapat memantau kondisi lalu lintas melalui kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di sejumlah titik di Bandung maupun ruas jalan tol di Jawa Barat.
Selain itu, dalam hotline digital mudik Polda Jabar tersedia informasi mengenai lokasi pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos kesehatan yang disiagakan selama masa mudik Lebaran.
“Masyarakat bisa melihat lokasi seluruh pospam, pos pelayanan, maupun pos kesehatan. Jadi ketika membutuhkan bantuan mereka tahu harus menuju ke mana,” jelasnya.
Tidak hanya itu, layanan hotline digital mudik Polda Jabar juga menyediakan akses informasi terkait layanan BBM mobile serta bengkel kendaraan.
Jika kendaraan mengalami kendala seperti kehabisan bahan bakar atau kerusakan, pemudik dapat langsung menemukan nomor telepon layanan yang dapat dihubungi.
Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan fitur chat dengan operator yang tersedia selama 24 jam.
“Jika masih kurang paham, masyarakat bisa melakukan chat dengan operator. Layanan ini tersedia selama 24 jam,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, masyarakat juga dapat langsung menghubungi layanan kepolisian melalui call center Polisi 110 yang terintegrasi dalam sistem tersebut.
Raydian menyebutkan hingga saat ini sekitar 1.300 pengguna telah mengakses hotline digital mudik Polda Jabar selama masa arus mudik Lebaran.
Menurutnya, layanan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menyediakan berbagai informasi penting yang dapat membantu perjalanan mudik menjadi lebih aman dan lancar.
Baca juga: Tekan Harga Pangan, Bulog dan Polri Gelar Gerakan Pangan Murah di Karawang-Bekasi
“Kalau tidak memanfaatkan layanan ini menurut kami sayang, karena informasi yang tersedia sangat berguna bagi para pemudik,” katanya.
Ia berharap kehadiran hotline digital mudik Polda Jabar dapat membantu mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Ini sesuai dengan tagline kami, bagaimana masyarakat bisa menjalani mudik dengan aman dan bahagia,” pungkasnya. (*)














