Beranda Headline H-7 Lebaran, Arus Mudik di Karawang Masih Lancar

H-7 Lebaran, Arus Mudik di Karawang Masih Lancar

13
Arus mudik
Kondisi lalu lintas jalur mudik di wilayah Karawang terpantau lancar. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Memasuki hari kedua arus mudik Lebaran 2026 di Karawang atau H-7 Idul Fitri, kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Karawang masih terpantau relatif lancar. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, pihak kepolisian menilai situasi arus mudik Lebaran 2026 di Karawang masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow.

Kapolres Karawang, Fiki Novian Ardiansyah mengatakan pemantauan arus mudik Lebaran 2026 di Karawang dilakukan melalui dashboard lalu lintas milik kepolisian.

“Ini merupakan hari kedua arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan dashboard pemantauan kami, kondisi lalu lintas sejauh ini masih sangat lancar,” ujar Fiki saat memantau situasi di Rest Area KM 57, Sabtu (14/3).

Fiki menjelaskan pada malam sebelumnya terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah jalur yang dilalui pemudik menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Baca juga: Tekan Harga Pangan, Bulog dan Polri Gelar Gerakan Pangan Murah di Karawang-Bekasi

Namun peningkatan arus mudik Lebaran 2026 di Karawang tersebut masih dapat diatasi oleh petugas di lapangan.

“Memang ada kenaikan volume kendaraan semalam, tetapi masih bisa ditangani petugas dan belum mencapai ambang batas untuk diberlakukannya contraflow,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, hingga saat ini belum ada rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalur utama arus mudik Lebaran 2026 di Karawang.

Puncak Arus Mudik Diprediksi 13–14 Maret

Lebih lanjut, kepolisian masih mengacu pada prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 di Karawang yang diperkirakan terjadi pada 13 hingga 14 Maret 2026.

Setelah periode tersebut, arus kendaraan diperkirakan mulai menurun sementara sebelum kembali meningkat menjelang akhir masa mudik.

“Kami masih berpedoman pada prediksi bahwa puncak arus mudik terjadi pada 13 sampai 14 Maret 2026. Setelah itu kemungkinan akan landai, lalu kembali meningkat pada 17 hingga 18 Maret,” katanya.

Baca juga: ATEKA Kawal Implementasi Relaksasi Honor PPPK Paruh Waktu di Karawang

Kapolres menambahkan peningkatan arus mudik Lebaran 2026 di Karawang biasanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, terutama pada sore hingga malam hari serta menjelang subuh.

Karena itu, ia mengingatkan para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Kami mengimbau pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ingat bahwa di jalan kita tidak sendiri, jadi harus selalu berhati-hati karena ada keluarga yang menunggu di rumah,” pungkasnya. (*)