Beranda News Eet Sjahranie hingga John Paul Ivan Ramaikan ‘Tiba-Tiba Showcase Vol. 1’ di...

Eet Sjahranie hingga John Paul Ivan Ramaikan ‘Tiba-Tiba Showcase Vol. 1’ di Karawang

11
Tiba-tiba showcase di karawang
eL JOINT EVENT sukses menyelenggarakan ajang apresiasi musik bertajuk "Tiba-Tiba Showcase Vol. 1" pada Minggu (10/5) kemarin.

KARAWANG – eL JOINT EVENT sukses menyelenggarakan ajang apresiasi musik bertajuk “Tiba-Tiba Showcase Vol. 1” pada Minggu (10/5) kemarin. Bertempat di ABG Coffee & Live Music Karawang, acara ini menjadi daya tarik bagi para pecinta musik lintas generasi di Karawang dan sekitarnya.

Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini menghadirkan kolaborasi musisi rock papan atas Indonesia, di antaranya Irang Arkad, John Paul Ivan, dan Windy Saraswati. Tidak hanya menyuguhkan performa panggung, acara ini juga memberikan nilai edukasi melalui sesi sharing session eksklusif bersama gitaris legendaris, Eet Sjahranie.

Selain penampilan bintang tamu utama, panggung “Tiba-Tiba Showcase” juga diramaikan oleh belasan band lokal dan komunitas, seperti; NOEND Band, People Sweet, Riverinks, Action Rule, Karawang Beatbox, Karawang Hip Hop Squad, Urrarig, Sembilan Persen, Grup Musik Srikandi, Qomar, JGB Foundation, dan DPRTY.

Baca juga: Unsika Gandeng Indofood dan Perusahaan di Karawang untuk Rekrut Alumni Baru

CEO eL JOINT EVENT, Eka Pangulimara H, atau sering disapa Bang Eka, mengatakan acara ini hadir untuk memfasilitasi musisi Karawang agar mampu mempromosikan karyanya.

“Saling tonton, saling dengar dan saling support itulah konsep dari “Tiba-Tiba Showcase” tujuannya sebagai wadah bersama musisi Karawang,” katanya yang juga personil dari NOEND Band, Rabu (13/5).

Kegiatan ini didukung oleh berbagai sponsor lokal dan nasional, termasuk eL RECORD, eL STUDIO, Brits Hotel Karawang, serta sejumlah media partner yang turut menyukseskan jalannya acara.

Baca juga: Berangkat Haji di Usia Muda, Ahmad Hanif Jadi Inspirasi Generasi Muda Karawang

Tidak hanya menyuguhkan aksi panggung, tetapi juga menjadi ruang diskusi kritis bagi pelaku industri musik. Dalam sesi sharing session, gitaris (EDANE) legendaris Eet Sjahranie membedah transisi industri dari era analog ke digital serta tantangan kualitas di tengah arus viralitas.

Ia menekankan bahwa pergeseran dari teknologi analog ke digital adalah keniscayaan yang memberikan kemudahan akses bagi musisi muda. Namun, ia memberikan catatan penting mengenai “karakter” suara.

Tiba-tiba showcase di karawang
eL JOINT EVENT sukses menyelenggarakan ajang apresiasi musik bertajuk “Tiba-Tiba Showcase Vol. 1” pada Minggu (10/5) kemarin.

“Digital menawarkan efisiensi dan presisi, tetapi jangan sampai kita kehilangan ‘nyawa’ atau dinamika yang dulu menjadi kekuatan era analog,” ujarnya di hadapan para peserta.

Baca juga: 15 Sekolah Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten, Disdikbud Karawang Minta Jadi Contoh

Dia berpesan agar teknologi digunakan sebagai alat pendukung kreativitas, bukan pengganti rasa dan teknik dasar dalam bermusik.

Menanggapi tren industri saat ini, Eet juga menyoroti fenomena viralitas di media sosial yang sering kali menjadi tolok ukur kesuksesan. Menurutnya, musisi harus tetap konsisten dalam bermusik dan tidak perlu mengharapkan hasil.

“Gue gak alergi soal digitalisasi, emang sudah jamannya, dan gak berpikir rencana ke depan seperti apa misal setelah rilis, karena memang gaya EDANE itu kayak gitu, yang penting konsisten aja berkarya,” pungkasnya. (*)