
KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) meluluskan sebanyak 173 mahasiswa dari jenjang Strata 1 dan Magister dalam prosesi wisuda yang digelar pada Selasa (12/5/2026).
Meski jumlah wisudawan Unsika kali ini tidak sebanyak beberapa periode sebelumnya, kampus menghadirkan inovasi baru melalui program rekrutmen kerja bersama Indofood serta sejumlah perusahaan dan hotel di wilayah Karawang dan Kabupaten Bekasi.
Kepala Biro Akademik Unsika, Yayat Hendayana, mengatakan jumlah wisudawan Unsika yang lebih sedikit bukan menjadi alasan untuk menurunkan semangat penyelenggaraan wisuda.
“Melihat kondisi aula yang memang kapasitasnya tidak terlalu besar, hal yang patut disyukuri adalah para pendamping tetap dapat memasuki ruangan,” ujarnya.
Baca juga: UNSIKA Kukuhkan 173 Wisudawan, Semangat Almarhum Emay Ahmad Maehi Sentuh Prosesi Wisuda
Ia membandingkan dengan pelaksanaan wisuda pada Februari lalu yang mengharuskan pihak kampus menambah kapasitas dengan tenda di area luar gedung.
Menurut Yayat, wisuda Unsika periode Mei 2026 menjadi momen istimewa karena dipimpin langsung oleh Rektor Unsika tanpa diwakili oleh dekan.
“Wisuda kali ini merupakan kesempatan yang istimewa,” katanya.
Di tengah perkembangan revolusi industri dan kecerdasan buatan (AI), Yayat menilai masih banyak bidang pekerjaan yang tetap membutuhkan sentuhan manusia.
“Bidang pekerjaan yang menuntut humanisme, seperti lulusan Ilmu Komunikasi yang bekerja di sektor kehumasan, tidak dapat tergantikan oleh kecerdasan buatan,” terangnya.
Menurutnya, teknologi AI memang berkembang pesat, namun tetap tidak dapat menggantikan nilai-nilai interpersonal yang dimiliki manusia.
“Kalau semua dikuasai AI, hasilnya akan terasa kaku dan tidak dinamis. Sementara pekerjaan yang dikerjakan manusia terasa lebih cair,” ucapnya.
Untuk mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja, Unsika terus memperkuat pembekalan hard skill dan soft skill mahasiswa.
“Seperti kemampuan public speaking, keterlibatan dalam kegiatan mahasiswa, hingga berbagai pelatihan yang diperoleh dari kampus maupun pelatihan mandiri,” jelasnya.
Selain itu, Unsika juga telah menjalin komunikasi dengan Indofood dan sejumlah perusahaan di Karawang serta Bekasi guna membuka peluang rekrutmen kerja bagi para lulusan baru.
“Kemarin Senin kami sudah bertemu dengan Indofood dan beberapa perusahaan di sekitar Karawang dan Bekasi, termasuk sejumlah hotel, guna menindaklanjuti program rekrutmen sebanyak 54 karyawan,” ungkapnya.
Program rekrutmen kerja Unsika tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026 dan menjadi bagian dari upaya kampus untuk membantu menekan angka pengangguran terdidik.
Yayat menyebut langkah ini sejalan dengan arahan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badri Munir Sukoco, terkait pentingnya sinergi perguruan tinggi dengan dunia industri.
Baca juga: Berbekal KIP, Rayfal Fahmi Lulus dari Unsika dan Siapkan Langkah ke Jenjang Magister
“Saya tidak menutup mata bahwa penyumbang pengangguran terbanyak juga berasal dari lulusan perguruan tinggi, baik PTS maupun PTN,” katanya.
Namun demikian, ia optimistis program rekrutmen kerja Unsika dapat menjadi salah satu solusi nyata.
“Tapi dengan langkah seperti ini, semoga pengangguran dari jenjang sarjana bisa terentaskan dengan baik,” pungkasnya. (*)













