
KARAWANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, mengapresiasi sekolah-sekolah di Kabupaten Karawang yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.
Menurutnya, program Sekolah Adiwiyata bukan sekadar menghadirkan lingkungan sekolah yang bersih, melainkan menanamkan budaya pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Salah satu indikator penting dalam Sekolah Adiwiyata adalah bagaimana sekolah mampu mengelola sampah secara terstruktur, mulai dari pemilahan hingga pengolahan yang bermanfaat.
“Sekolah Adiwiyata itu bukan hanya soal lingkungan bersih, tetapi bagaimana pengelolaan sampah dilakukan dengan baik, minimal dipilah dan bisa diolah,” ujar Wawan.
Baca juga: BSNPG Golkar Keliling Naik Vespa Kuning, Konsolidasi Mesin Partai di Karawang Jelang Pemilu 2029
Berdasarkan Keputusan Bupati Karawang Nomor 421.7/Kep.753-Huk/2023 tanggal 29 Desember 2023, terdapat 15 sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Karawang tahun 2023.
Adapun daftar sekolah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten tersebut meliputi:
- SDS Islam Al Mumtaaz
- SDIT At Taubah Kaum
- SMK Pratama Mulya
- SDIT Al Irsyad Al Islamiyah
- SDN Pisangsambo I
- SDN Kutamekar I
- SDN Walahar II
- SDN Kondangjaya II
- SMK Jayabeka 03
- SDN Cicinde Utara I
- SMPN 2 Telukjambe Timur
- SMK Muhammadiyah 2 Cikampek
- SDIT Al Fikri
- SDN Ciparage Jaya
- SDN Cicinde Selatan
Sementara itu, pada tingkat nasional tahun 2025, Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasi melalui dua sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, yakni SDN Karawang Wetan I dan SDIT MTA Karawang.
Wawan berharap sekolah-sekolah yang telah meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata dapat menjadi contoh sekaligus mentor bagi sekolah lain dalam membangun budaya peduli lingkungan.
“Harapannya sekolah yang sudah mendapat penghargaan bisa menularkan strategi dan budaya lingkungan kepada sekolah lain, sehingga secara bertahap sekolah-sekolah di Karawang bisa memenuhi standar Sekolah Adiwiyata,” katanya.
Baca juga: UNSIKA Kukuhkan 173 Wisudawan, Semangat Almarhum Emay Ahmad Maehi Sentuh Prosesi Wisuda
Ia menambahkan, jumlah sekolah di Kabupaten Karawang yang cukup banyak menjadi tantangan tersendiri dalam penerapan program Sekolah Adiwiyata. Namun, Disdikbud terus mendorong ratusan sekolah negeri maupun swasta agar mampu menerapkan pengelolaan lingkungan sekolah secara konsisten.
Melalui penguatan program Sekolah Adiwiyata, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap budaya menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, serta kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini dalam kehidupan para siswa dan seluruh warga sekolah. (*)













