Beranda Headline CKG RSUD Jatisari Sasar Deteksi Dini Penyakit, Kolesterol dan Hipertensi Dominan

CKG RSUD Jatisari Sasar Deteksi Dini Penyakit, Kolesterol dan Hipertensi Dominan

16
RSUD Jatisari
Petugas RSUD Jatisari melayani warga dalam kegiatan cek kesehatan gratis di Musrenbang Karawang. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dalam upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Jatisari menggelar program cek kesehatan gratis (CKG) pada Kamis (9/4/2026).

Kegiatan cek kesehatan gratis yang digelar RSUD Jatisari ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai keluhan kesehatan yang kerap dialami masyarakat sekaligus memberikan edukasi kesehatan secara langsung.

Kepala Seksi Pelayanan Medis (Kasi Yanmed) RSUD Jatisari, Ahmad Alamsyah, mengatakan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis ini juga menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca juga: Proyek KRL Karawang Masuk Tahap DED, Siap Direalisasikan Tahun Ini

“Di tengah kegiatan Musrenbang, kami berpartisipasi dengan menghadirkan layanan cek kesehatan gratis untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan cek kesehatan gratis di RSUD Jatisari terbuka untuk umum, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, hingga asam urat.

“Untuk hari ini kami hanya membuka layanan pemeriksaan dalam program cek kesehatan gratis ini,” terangnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa layanan pengobatan belum tersedia dalam kegiatan cek kesehatan gratis tersebut dan masih terbatas pada pemeriksaan dasar.

“Hanya pemeriksaan saja, belum sampai pada tahap pengobatan,” katanya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan dalam kegiatan cek kesehatan gratis menunjukkan bahwa keluhan yang paling dominan adalah kolesterol tinggi dan tekanan darah.

“Setelah terdeteksi, kami langsung memberikan penyuluhan dalam program cek kesehatan gratis ini agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan.

Selain layanan pemeriksaan, RSUD Jatisari juga tengah mengembangkan Unit Pelayanan Darah (UPD) sebagai inovasi pelayanan kesehatan. Namun, hingga saat ini UPD tersebut belum dapat diresmikan karena masih dalam tahap pemenuhan standar operasional.

“Secara fasilitas sebenarnya sudah tersedia, tetapi belum sepenuhnya sesuai standar untuk layanan UPD di RSUD Jatisari,” jelasnya.

Meski demikian, antusiasme masyarakat terhadap donor darah cukup tinggi, terutama karena jarak menuju PMI dari wilayah Jatisari relatif jauh.

“Dari kondisi itu, muncul inovasi untuk menghadirkan UPD di RSUD Jatisari agar lebih mudah diakses masyarakat,” tuturnya.

Baca juga: Inovasi Daerah Bersinar di Musrenbang, DPRD Karawang Dorong Pengembangan Berkelanjutan

Ia berharap ke depan UPD dapat segera beroperasi dan menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Selain itu, pengembangan layanan lain seperti poli jantung di RSUD Jatisari juga terus dilakukan dan kini telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Dengan berbagai upaya tersebut, RSUD Jatisari optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang cepat, tepat, dan terjangkau. (*)