Beranda Headline SPPG Cibungur Indah Disorot, DPRD Karawang Tekankan Pentingnya Higienitas Menu MBG

SPPG Cibungur Indah Disorot, DPRD Karawang Tekankan Pentingnya Higienitas Menu MBG

17
SPPG Cibungur indah
Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin menegaskan pentingnya pengawasan dapur SPPG agar program MBG berjalan sesuai standar higienitas. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dugaan kelalaian dalam penyediaan Menu Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Kasus bermula dari temuan makanan pepes ayam berbelatung yang disajikan untuk siswa SDN Palumbonsari 3, Karawang Wetan. Insiden tersebut membuat publik geram dan mempertanyakan standar kebersihan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibungur Indah.

Meski kasus sudah ramai diperbincangkan, dapur SPPG Cibungur Indah diketahui masih tetap beroperasi. Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Baca juga: Kasus TBC di Karawang Melonjak Drastis, Dinkes Siapkan Strategi Eliminasi 2030

“Ya gak bisa ini, MBG adalah program investasi Asta Cita Pak Presiden. Makanan anak-anak kita tidak boleh bermicin, harus benar-benar higienis, dan disusun oleh ahli gizi,” tegas Endang saat diwawancarai tvberita, Senin (3/11/2025).

Endang menegaskan, setiap dapur SPPG di Karawang wajib memiliki Surat Keputusan (SK) terbaru terutama terkait kepala PGN (Pemenuhan Gizi Nasional). “Kenapa harus update? Karena aturan ini bisa mengaktualisasi kebutuhan dan memastikan pemahaman petugas. Kalau keteter, apakah bisa pesan di luar? Nah ini yang harus dipahami,” ujarnya.

Lebih lanjut, DPRD Karawang berencana memanggil pihak-pihak terkait agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan masalah serupa di kemudian hari. “Kami akan panggil dan minta keterangan supaya dapur tidak asal menyajikan makanan. Program MBG ini harus dikawal, karena merupakan program prioritas nasional dari Presiden,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Aep Syaepuloh Luruskan Isu Pajak Naik 600 Persen: Hoaks!

Endang juga mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada pihak sekolah. Berdasarkan keterangan guru, makanan yang disajikan diduga bukan berasal dari dapur SPPG Cibungur Indah, melainkan dibeli dari luar. Dapur tersebut bahkan sempat berhenti beroperasi beberapa hari, namun kini kembali aktif.

“Itu posisinya diduga beli di luar, dan saya sudah konfirmasi ke gurunya memang sempat berhenti sementara. Tapi kami akan panggil agar mereka menaati SK Kepala PGN yang baru,” pungkasnya. (*)