Beranda Ekonomi & Bisnis Niat Konfirmasi Berita, Seorang Wartawati Malah Dinista Oknum Pejabat Karawang

Niat Konfirmasi Berita, Seorang Wartawati Malah Dinista Oknum Pejabat Karawang

36
Ilustrasi (Foto: iStock)

“Apakah memang seperti itu pejabat bersikap?, kan bisa bicara baik-baik, diundang ke kantor, pertemukan dengan Ncep dan YG, dan sampaikan bahwa mereka sudah “Islah” dan kejadian itu tidak benar. Pergunakanlah hak jawab. Kalau tidak puas, laporkan saja Ncep yang membuat pernyataan dimedia, jangan seolah seperti mencoba mengintimidasi wartawan dengan perbuatan tidak menyenangkan seperti itu,” ungkap Endang Saputra menyayangkan.

Sebelumnya, Ncep ( Korban yang istrinya diduga diperlakukan tidak senonoh) mendatangi sang wartawati dan mengeluhkan jika dirinya begitu putus asa, ingin mati bunuh diri sampai ingin membunuh orang, ketika mendengar pengakuan sang istri (saat ini diketahui sudah diceraikan Ncep) yang mengatakan telah “didekati” diduga oleh rekan kerjanya sendiri berinisial YG.

Mendapat informasi tentang dugaan pelecehan seksual tersebut, Sang wartawati pun lantas mewawancarai korban dan bertanya apa yang diinginkannya.

Baca juga: Survei NasDem dan PKS: Aep Syaepuloh Unggul dalam Pilihan Warga Karawang

Sang wartawati mencoba mengkonfirmasikan kepada YG terkait kebenarannya, namun tidak berhasil menemui pelaku dan Ncep pun tidak memberikan nomor kontak YG.

Berbekal pengakuan dari Ncep, sang wartawati mencoba mengkonfirmasikan permasalahan tersebut kepada kepala instansi pemerintah yang menjadi atasan korban dan pelaku. Karena tidak mendapat jawaban, sang wartawati lantas mempublikasikan pengakuan Ncep (nara sumber) tersebut, karena Ncep kembali datang menemui sang wartawati dan mengeluh jika pimpinannya dikantor seolah diam saja dan tidak memberikan sanksi apapun kepada YG.

Sang pejabat yang berang atas pemberitaan sang wartawati kemudian menumpahkan uneg-unegnya kepada sang wartawati dan mengabaikan langkah klarifikasi maupun penggunaan hak jawab.

“Sangat disayangkan, kejadian ini seolah mencerminkan potret arogansi oknum Pejabat Karawang,” tutup Endang.