
KARAWANG – Suasana malam akhir pekan di Festive Walk Karawang berubah mencekam setelah insiden lift macet menimpa satu keluarga pengunjung, Sabtu (25/4/2026) malam.
Peristiwa lift macet tersebut dialami Ilyas bersama istri dan anaknya yang masih balita saat hendak berpindah lantai. Tanpa adanya pemberitahuan mengenai gangguan fasilitas, mereka masuk ke dalam lift seperti biasa.
Namun, beberapa saat setelah pintu tertutup, lift macet mendadak berhenti di tengah perjalanan. Kabin yang tertutup membuat keluarga tersebut terjebak tanpa kepastian selama kurang lebih 30 menit.
Baca juga: Yonif 305/Tengkorak Bangun Tugu Tengkorak di KIIC, Hidupkan Jejak Sejarah Prajurit
“Tidak ada pemberitahuan kalau lift rusak, jadi kami masuk saja seperti biasa,” ujar Ilyas.
Situasi di dalam lift semakin menegangkan. Ruang sempit dengan sirkulasi udara terbatas memicu kepanikan, terutama bagi anak mereka yang terus menangis histeris. Sang istri juga mengalami syok akibat insiden mendadak tersebut.
“Anak saya sangat ketakutan, begitu juga istri saya. Kejadian ini benar-benar membuat mereka trauma,” lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan lift macet diterima petugas keamanan sekitar pukul 20.10 WIB. Tim keamanan Festive Walk Karawang langsung merespons dan berkoordinasi dengan teknisi.
Iqbal selaku PIC Security menjelaskan, proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat karena posisi lift berhenti di antara dua lantai.
“Kami langsung hubungi teknisi. Karena posisi lift di tengah, harus dilakukan engkol manual agar sejajar dengan lantai,” jelasnya.
Teknisi kemudian melakukan penanganan manual untuk menggeser posisi lift. Proses tersebut dilakukan secara hati-hati demi keselamatan seluruh penumpang.
Sekitar 30 menit kemudian, pintu lift berhasil dibuka dan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Meski tidak ada korban luka fisik, insiden lift macet ini menimbulkan dampak psikologis yang cukup besar, terutama bagi anak dan istri korban yang mengalami kepanikan hebat.
Kejadian lift macet ini pun memicu sorotan publik terkait aspek keselamatan fasilitas umum di pusat perbelanjaan. Pengunjung menilai, insiden tersebut seharusnya dapat dicegah melalui pengecekan rutin serta penyampaian informasi yang jelas kepada pengunjung.
Baca juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Karawang Jadi Salah Satu Penopang Utama
Minimnya pemberitahuan mengenai kondisi lift macet menjadi perhatian utama. Dalam situasi fasilitas bermasalah, pengelola dinilai perlu memberikan peringatan agar tidak membahayakan pengunjung.
Sebagai fasilitas vital di pusat keramaian, lift dan eskalator memerlukan perawatan berkala serta sistem peringatan dini yang optimal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Festive Walk Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti lift macet, maupun langkah evaluasi dan tanggung jawab terhadap korban. (*)













