Beranda Headline Kementerian Kelautan Dorong Ekspor Rumput Laut Karawang

Kementerian Kelautan Dorong Ekspor Rumput Laut Karawang

59
Rumput laut karawang
Dirjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo, meninjau operasionalisasi unit penanganan pascapanen rumput laut di Kecamatan Tirtajaya (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo, meninjau operasionalisasi unit penanganan pascapanen rumput laut di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu, 25 Januari 2025. Kunjungan ini dilakukan setelah kampanye protein ikan di SDN Gempolkarya II, Tirtajaya.

“Potensi budidaya rumput laut di Karawang sangat menjanjikan. Saat ini terdapat 250 hektare lahan budidaya rumput laut dengan produksi mencapai 300 ton per bulan,” ungkap Budi.

Baca juga: KEF25 Hadir di Karawang, 24 Kampus Ternama Ramaikan Expo Pendidikan

Budi menilai unit pengolahan di Tirtajaya memiliki peluang besar untuk menghasilkan produk unggulan, seperti makanan, agar-agar, mi kristal, bahan kosmetik, hingga pupuk prebiotik. “Kita harus mendukung semangat para pelaku usaha di sini dan mendorong pengembangan produk rumput laut agar menjadi sentra yang kuat,” tegasnya.

Kolaborasi antara lembaga pengelola usaha, koperasi, dinas terkait, UNIDO, hingga BRIN juga dilakukan untuk memastikan pengembangan usaha rumput laut ini berjalan optimal. “Kami akan mengawal standar, pengembangan usaha, hingga spesifikasi produk agar layak masuk pasar ekspor,” jelasnya.

Ketua Koperasi Mina Agar Makmur, Usup Supriatna, menambahkan bahwa Karawang memiliki potensi besar dengan 18.000 hektare lahan tambak air payau. “Rumput laut bisa menjadi solusi ketahanan pangan, seperti beras analog, mi, pupuk, hingga kosmetik. Usaha ini juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal,” ungkapnya.

Baca juga: Kampanye Gemar Makan Ikan, Dirjen KP Sasar 1.025 Siswa di Karawang

Usup menjelaskan bahwa tenaga kerja lokal dilibatkan secara aktif, dengan rata-rata pengolahan 80 kg rumput laut menghasilkan pendapatan Rp120.000 hingga Rp200.000 per hari. “Kami berharap kunjungan Dirjen PDSPKP ini dapat mendorong usaha yang telah kami jalankan sejak 2008 untuk terus berkembang dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. (*)