Beranda Headline Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Jalan Amblas dan Longsor di Loji Karawang

Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Jalan Amblas dan Longsor di Loji Karawang

39

KARAWANG – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan tanah longsor hingga jalan amblas di wilayah Karawang Selatan.

Peristiwa alam itu terjadi di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang pada Selasa (11/10) sore pukul 17.30 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, bencana longsor bermula dari curah hujan tinggi selama 2 jam.

Beruntung saat kejadian tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Rumah Nenek Asih di Rengasdengklok Ambruk dihantam Hujan dan Angin Kencang

“Penyebab kejadian akibat curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Tegalwaru dari jam 16.00 WIB sampai 18.00 WIB,” ungkap Yasin saat dikonfirmasi, rabu (12/10/2022).

Dikatakannya, timbunan tanah longsor mengakibatkan akses jalan tertutup dan menimpa satu buah warung milik warga.

“Sementara untuk jalan amblas terjadi sepanjang 30 meter, lebar 4 meter dengan kedalaman 1 meter arah menuju Denharahlat,” tuturnya.

Petugas BPBD, kata Yasin, sejak pukul 19.30 WIB langsung berjibaku membersihkan material longsor yang menutupi jalan.

Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Wilayah Karawang di Bulan Oktober

“Alhamdulillah akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan, namun lokasi jalan amblas menuju Denharahlat belum bisa dilalui kendaraan roda 4,” kata dia.

Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem

Yasin Nasrudin mengimbau warga Karawang agar mewaspadai cuaca ekstrem selama bulan Oktober 2022 ini.

Pada pekan ini, sebagian wilayah di Karawang akan dilanda hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

“Oleh karena itu, warga Karawang diminta untuk waspada atas potensi cuaca ekstrem tersebut,” jelas dia.

Dalam menghadapi potensi peningkatan cuaca ini, lanjut dia, pihaknya meminta agar dapat melakukan penataan kondisi lingkungan seperti merapihkan pohon yang tinggi dan dapat membahayakan jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Baca Juga: Simak! Ini Dampak Sering Masturbasi, Bisa Berakibat Fatal

Pihaknya telah menyiagakan personel BPBD dibantu dengan tim Tagana untuk antisipasi jika terjadinya dampak dari cuaca ekstrem tersebut.

Terutama, di wilayah yang berpotensi terjadinya banjir maupun longsor.

“Kami terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di wilayah,” ungkapnya. (kii)

Artikulli paraprakRumah Nenek Asih di Rengasdengklok Ambruk dihantam Hujan dan Angin Kencang
Artikulli tjetërPenuh Haru, Penadah Motor di Karawang Bebas Berkat Restorative Justice