
3. Perbanyak Amal Ibadah
Kaum perempuan juga bisa mendapatkan keutamaan hari Jumat tidak kalah dengan laki-laki yang mengerjakan sholat Jumat.
Misalnya dengan meningkatkan jumlah rakaat sholat sunnah, memperbanyak sedekah, menambah bacaan Alquran, lebih banyak menolong sesama, dan sebagainya.
Imam Ja’far Shadiq berkata:
“Malam dan hari Jumat itu memiliki hak, maka jangan menyia-nyiakan kemuliaannya, jangan mengurangi ibadah, dekatkan diri kepada Allah dengan amal-amal sholeh dan tinggalkan semua yang haram. Karena di dalamnya Allah telah melipatgandakan kebaikan, menghapus kejelekan dan mengangkat derajat.
Hari Jumat sama dengan malamnya. Jika kamu mampu, hidupkan malam dan siangnya dengan doa dan shalat. Karena di dalamnya Allah mengutus para Malaikat ke langit dunia untuk melipatgandakan kebaikan dan menghapus keburukan, sesungguhnya Allah Maha Luas ampunan-Nya dan Maha Mulia.”
Baca juga: Begini Hukum Shalat dengan Pakaian Basah
4. Membersihkan Diri
Sunnah untuk membersihkan diri ini tidak hanya berlaku untuk kaum laki-laki yang akan menunaikan sholat Jumat saja.
Akan tetapi, ini juga berlaku untuk perempuan sebagai amalan hari Jumat yang utama karena disunnahkan untuk membersihkan diri di hari yang istimewa ini.
Selain itu, mandi hari jumat juga merupakan hal yang wajib bagi semua orang yang sudah baligh. Bukan hanya mandi, Rasulullah SAW juga menganjurkan amalan yang lain yang bisa dilakukan dengan mudah.
“Hendaklah juga ia menyikat gigi dengan siwak,” (HR Bukhari dan Muslim).
Bukan hanya mandi dan sikat gigi, memotong kuku juga menjadi amalan hari Jumat yang bernilai pahala. Selain mendapatkan kebersihan dan turut membantu dalam menjaga kondisi kesehatan, membersihkan diri di hari Jumat juga sebagai wasilah dalam mengikuti sunnah nabi.
5. Membaca Surat Al-Kahfi
Baik bagi laki-laki ataupun perempuan, keduanya mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan pahala berlimpah saat membaca Surat Al Kahfi sebagai amalan hari Jumat. Membaca surat Al-Kahfi juga bisa dilakukan pada awal Jumat, yaitu pada Kamis malam setelah masuk waktu maghrib.
Dalam sebuah hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya antara dua Jumat,” (HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi, dishahihkan Al-Albani).













