KARAWANG – Kepolisian Resor Karawang terus melakukan pemantauan intensif terhadap arus mudik Karawang yang terpantau fluktuatif dan cenderung melandai menjelang Lebaran 2026.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek yang menjadi salah satu pusat pergerakan pemudik.
Kapolres Karawang Fiki N. Ardiansyah mengatakan pihaknya telah bersiaga sejak awal masa mudik untuk memantau perkembangan arus mudik Karawang, baik di jalur tol maupun arteri.
“Dari awal sampai tanggal 13 kami siap siaga di pos pemantauan terpadu KM 57. Dari pos tersebut kami dapat memantau pergerakan pemudik, baik di jalan tol maupun arteri,” ujar Fiki, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Pemkab Karawang Salurkan 400 Paket Sembako dan Santunan Yatim
Berdasarkan hasil pemantauan arus mudik Karawang, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar meskipun sempat diprediksi terjadi lonjakan pada 13 dan 14 Maret 2026.
“Semalam berdasarkan informasi dari dasbor Jasa Marga, arus lalu lintas masih terpantau lancar. Prediksi puncak pertama tidak terjadi, sehingga tidak diberlakukan contraflow,” jelasnya.
Menurutnya, keputusan rekayasa lalu lintas seperti one way akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Ia menambahkan, rencana penerapan one way Karawang kemungkinan akan dilakukan pada 18 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Melihat lalu lintas yang belum padat dan belum merayap, maka tidak perlu diterapkan one way karena arus masih landai,” tuturnya.
Polres Karawang memperkirakan puncak arus mudik Karawang berikutnya akan terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026. Namun, hingga saat ini kepadatan di jalur tol maupun arteri masih relatif terkendali.
“Jika dilihat dari antusiasme masyarakat, ada penurunan kepadatan baik di jalan tol maupun arteri,” imbuhnya.
Di sisi lain, terjadi lonjakan penumpang di sejumlah stasiun, yang menunjukkan adanya peralihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Selain memantau arus mudik Karawang, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan penggunaan kendaraan umum atau program mudik gratis guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Baca juga: Karawang Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan dan Posko Disiapkan
Polres Karawang juga memberikan sejumlah tips keselamatan bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik, di antaranya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan kompor, serta menitipkan keamanan rumah kepada RT atau RW setempat.
“Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, dapat disimpan di kantor polisi terdekat guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Karawang dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga puncak arus mudik Lebaran 2026. (*)














