
KARAWANG – Nama Alfin Maulana mencuri perhatian publik setelah dikenal sebagai salah satu penghulu termuda di Karawang. Lahir pada tahun 2001, Alfin Maulana resmi bertugas sebagai penghulu di Karawang di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) dan saat ini masih berstatus CPNS Kemenag.
Penghulu termuda di Karawang ini mengungkapkan bahwa pilihannya menekuni profesi penghulu berangkat dari latar belakang pendidikan yang relevan dengan tugas kepenghuluan. Alfin menempuh pendidikan tinggi sejak tahun 2019 dan berhasil menyelesaikan studinya pada 2023.
“Jurusan saya waktu kuliah memang cukup masuk ke ranah kepenghuluan. Awalnya coba-coba ikut tes, alhamdulillah lolos. Ilmu yang saya pelajari di bangku kuliah bisa diaplikasikan langsung dalam tugas sebagai penghulu di Karawang,” ujar Alfin Maulana saat ditemui di Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: Honor PPPK Paruh Waktu Rp650 Ribu, Tendik Karawang Kecewa dan Tunda Kontrak
Meski masih berusia muda, Alfin Maulana sudah aktif terlibat dalam pelayanan pernikahan. Sejak resmi diangkat sebagai CPNS Kemenag pada Juni 2025, ia telah menjalani tugas selama sekitar tujuh bulan.
“Karena masih CPNS, saya lebih banyak mendampingi kepala KUA. Tapi sering juga ditugaskan langsung. Kurang lebih sudah sekitar 15 pernikahan yang saya dampingi,” katanya.
Di Kabupaten Karawang sendiri, pada tahun 2026 tercatat sekitar 28 penghulu di Karawang yang baru diangkat. Namun dari sisi usia, Alfin Maulana disebut sebagai salah satu penghulu termuda di Karawang.
“Yang lain rata-rata kelahiran 1997 atau 1998. Kalau saya 2001, mungkin termasuk yang paling muda,” ungkapnya.
Sebagai anak bungsu dari dua bersaudara, Alfin berharap kehadirannya sebagai penghulu di Karawang dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Baca juga: Menteri Agama dan Pemkab Karawang Resmikan SPPG Pesantren di Cilamaya
“Harapan saya bisa lebih berdampak dan melayani masyarakat secara maksimal, sesuai dengan visi dan misi Kementerian Agama,” pungkasnya. (*)













