
KARAWANG – Harga Minyakita Karawang di Pasar Johar masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini mendapat penjelasan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang yang menyebut penyebab utamanya adalah belum semua pedagang terdaftar sebagai mitra resmi Perum Bulog.
Kepala Disperindagkop UMKM Karawang, Dindin Rachmadhy, mengatakan stok Minyakita Karawang di Bulog sebenarnya dalam kondisi aman. Namun distribusi resmi hanya dapat diakses pedagang yang telah terdaftar sebagai mitra Rumah Pangan Kita (RPK).
“Saya sudah konfirmasi, stok di Bulog aman. Hanya saja pedagang di pasar harus menjadi mitra, yaitu Rumah Pangan Kita. Belum semua pedagang masuk. Kalau sudah masuk, harga Minyakita Karawang sesuai HET,” kata Dindin, Kamis (5/3).
Baca juga: Pedagang Pasar Johar Putar Strategi Hadapi Serapan Bahan Pangan Program MBG
Dindin menjelaskan, pedagang yang belum terdaftar sebagai mitra Bulog biasanya memperoleh pasokan Minyakita Karawang dari jalur distribusi lain di luar Bulog. Kondisi ini membuat harga jual di tingkat pengecer menjadi lebih tinggi dibandingkan HET.
“Jadi jangan digeneralisir. Tidak semua pedagang sama. Yang belum jadi mitra Bulog tentu belinya dari luar, dan harganya pasti lebih tinggi,” ujarnya.
Untuk memastikan kondisi harga Minyakita Karawang di lapangan, pihak dinas akan menurunkan tim guna melakukan pengecekan langsung di pasar.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mengetahui berapa banyak pedagang yang menjual Minyakita Karawang sesuai HET dan berapa yang masih di atas ketentuan.
“Kami akan cek langsung. Dari sekitar 25 pengecer RPK di Pasar Juara, nanti terlihat berapa persen yang sudah sesuai HET dan berapa yang belum,” ucapnya.
Selain melakukan pengecekan, pemerintah daerah juga akan memperketat mekanisme distribusi Minyakita Karawang ke depan. Para pedagang diimbau segera mendaftar sebagai mitra Bulog agar bisa memperoleh pasokan minyak goreng subsidi dengan harga sesuai aturan.
Baca juga: Kelangkaan Minyakita Karawang, Pedagang Sebut Seperti ‘Barang Gaib
“Pedagang harus menjadi mitra Bulog supaya bisa mendapatkan Minyakita Karawang yang murah dan sesuai aturan,” jelas Dindin.
Ia menambahkan, setelah Idul Fitri nanti pemerintah daerah bersama Bulog akan melakukan pembenahan mekanisme distribusi agar penyaluran Minyakita Karawang lebih tertib dan tepat sasaran.
“Setelah Idul Fitri mekanismenya akan kami benahi agar lebih tertib. Saya juga sudah minta Bulog untuk turun langsung,” tutupnya. (*)













