Beranda Headline Evaluasi Program MBG, Tiga Dapur SPPG Karawang Dihentikan Sementara

Evaluasi Program MBG, Tiga Dapur SPPG Karawang Dihentikan Sementara

37
Sppg Karawang
Ilustrasi penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis di Karawang. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Sebanyak tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang dihentikan sementara operasionalnya. Penghentian tersebut dilakukan karena ketiga dapur dinilai belum memenuhi standar gizi dan teknis dalam penyajian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang.

Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang, Ridwan Salam, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah adanya laporan serta evaluasi dari Badan Gizi Nasional terkait pelaksanaan layanan di lapangan.

“Kalau ada aduan yang masuk langsung ke BGN melalui call center mereka, biasanya tidak menunggu sampai tiga hari untuk ditindaklanjuti. Minggu ini ada tiga SPPG di Karawang yang operasionalnya disetop sementara,” ujar Ridwan, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi, Cadangan BBM Nasional Aman di Tengah Ketidakpastian Global

Pengawasan Sanitasi dan Standar Gizi

Ridwan menjelaskan, Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang di tingkat daerah juga melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek teknis pelaksanaan di dapur SPPG. Pengawasan tersebut mencakup sanitasi dapur, kandungan gizi makanan, hingga pengolahan limbah.

Menurutnya, pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang.

“Semua aspek teknis pelaksanaan SPPG juga kita pantau, terutama yang terkait sanitasi kesehatan, kandungan gizi, serta pengolahan limbah. Teman-teman dari Dinkes dan lingkungan hidup memang dominan di situ,” kata Ridwan yang juga menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Karawang.

Evaluasi Pengelolaan Dapur MBG

Ia mengakui masih terdapat sejumlah catatan dalam pelaksanaan layanan di beberapa dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang. Karena itu, pihaknya mendorong seluruh pengelola SPPG memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi penerima manfaat.

“Namanya juga satuan pelayanan pemenuhan gizi, tentu mereka harus memberikan pelayanan terbaik. Kita ingin memastikan komitmen itu benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang juga berencana mengumpulkan seluruh pengelola SPPG di Karawang untuk melakukan evaluasi bersama sekaligus memperkuat komitmen pengelolaan dapur.

Baca juga: Disdikbud Karawang: Sisa 300 Gaji PPPK Tendik Segera Cair Minggu Ini

Soroti Waktu Pengolahan dan Penyajian Makanan

Salah satu poin penting yang disoroti dalam evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karawang adalah kejelasan waktu pengolahan dan penyajian makanan.

Ridwan menegaskan, informasi waktu memasak hingga batas waktu makanan layak dikonsumsi harus jelas untuk menjaga kualitas makanan bagi penerima manfaat.

“Contohnya keterangan waktu masak dan waktu makanan disajikan. Harus jelas batas waktu makanan itu layak dimakan agar tidak basi. Ini sebenarnya sudah jadi komitmen sejak awal,” kata Ridwan. (*)