
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama perekonomian daerah melalui Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas 2025. Program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing UMKM Karawang di tengah dinamika ekonomi dan persaingan usaha yang semakin kompleks.
UMKM Karawang dinilai tidak hanya dituntut mampu memproduksi barang dan jasa, tetapi juga harus naik kelas melalui penguatan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, perluasan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang secara konsisten menghadirkan Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas sebagai solusi konkret penguatan UMKM Karawang.
Baca juga: Saat Bupati Aep Redam Kericuhan di Pilkades Tanjung Mekar Pakisjaya
Bupati Karawang menegaskan bahwa UMKM Karawang merupakan kekuatan utama perekonomian daerah dan harus mendapatkan pendampingan yang serius serta berkelanjutan.
“UMKM adalah kekuatan utama perekonomian Kabupaten Karawang. Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, UMKM terbukti mampu bertahan dan menjadi penopang ekonomi masyarakat. Karena itu, UMKM tidak boleh berjalan sendiri, harus kita dampingi secara serius dan berkelanjutan,” ujar Bupati Karawang.
Sepanjang tahun 2025, capaian Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas menunjukkan hasil signifikan. Tercatat sebanyak 2.398 pelaku UMKM Karawang mengikuti Program Mentorship 360, sementara 180 pelaku UMKM Karawang mengikuti Program UMKM Naik Kelas. Dengan demikian, total UMKM Karawang yang telah dibina mencapai 2.578 pelaku usaha.
Selain pendampingan, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyalurkan bantuan kepada 2.398 UMKM Karawang sepanjang tahun 2025 sebagai upaya penguatan kapasitas usaha dan keberlanjutan bisnis pelaku UMKM Karawang.
Bupati Karawang menekankan bahwa program pendampingan UMKM harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
“Kami tidak ingin program ini berhenti pada kegiatan seremonial. Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas harus benar-benar mendorong UMKM Karawang naik kelas, baik dari sisi manajemen, kualitas produk, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital,” tegasnya.
Dampak positif program tersebut tercermin dari Bazar UMKM Karawang yang digelar pada 28 Desember 2025. Kegiatan tersebut berhasil mencatat total transaksi mencapai Rp1.146.009.300, menjadi indikator keberhasilan Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas dalam memperluas akses pasar UMKM Karawang.
Baca juga: Delapan Infrastruktur Diresmikan, Pemkab Karawang Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
“Angka penjualan ini menunjukkan bahwa ketika UMKM Karawang didampingi dengan tepat, diberi ruang promosi, dan difasilitasi akses pasar, maka hasilnya nyata dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi pelaku usaha,” tambah Bupati Karawang.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap Program Mentorship 360 dan UMKM Naik Kelas dapat menjadi model pemberdayaan UMKM Karawang sekaligus fondasi penguatan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan tahun 2025, Bupati Karawang secara resmi menutup pelaksanaan kedua program tersebut. (*)













