Beranda Headline BPBD: Potensi Bencana Masih Mengintai Karawang di Masa Peralihan Musim

BPBD: Potensi Bencana Masih Mengintai Karawang di Masa Peralihan Musim

32
BPBD karawang
Kepala BPBD Karawang, Mahpudin (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana hingga 31 Mei 2025. Hal ini dilakukan karena hingga April 2025, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau masih belum merata terjadi di wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Kepala BPBD Karawang, Mahpudin, menyampaikan bahwa menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau memang mulai muncul secara bertahap sejak Maret 2025. Namun, karena tidak terjadi serentak, sejumlah wilayah termasuk Karawang masih diguyur hujan.

Baca juga: Sepi Penumpang, Tukang Becak Karawang Bertahan di Tengah Gempuran Transportasi Digital

“Puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2025,” kata Mahpudin pada Jumat, 11 April 2025.

Meski sudah memasuki masa peralihan musim, Mahpudin menekankan bahwa potensi bencana masih bisa terjadi di Karawang. Salah satu yang diwaspadai adalah banjir, yang sering melanda wilayah tersebut meski curah hujan sudah mulai menurun.

“Kami tetap siaga karena potensi bencana tidak hanya banjir. Karawang juga berisiko mengalami angin kencang, tanah longsor, hingga pergeseran tanah,” ujarnya.

BPBD Karawang akan terus melakukan kesiapsiagaan bencana secara intensif, termasuk pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat hingga akhir Mei 2025. Mahpudin juga mengimbau warga Karawang untuk tetap waspada terhadap bencana alam dan menjaga kondisi kesehatan diri serta lingkungan.

Baca juga: RS Bayukarta Karawang Putus Kontrak Vendor Usai Temuan Limbah Medis di Karangligar

“Kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Karawang. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga karena bencana bisa datang kapan saja,” tutur Mahpudin.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera menyelamatkan diri dan mencari tempat aman jika terjadi bencana alam, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. (*)