Beranda Headline Sepanjang 2023, Kasus ISPA dan Pneumonia di Karawang Terus Meningkat

Sepanjang 2023, Kasus ISPA dan Pneumonia di Karawang Terus Meningkat

116
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KARAWANG- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia di Kabupaten Karawang terus meningkat sepanjang musim kemarau 2023.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang, Yayuk Sri Rahayu menyampaikan, per 2 Oktober 2023 Dirjen P2P Kemenkes RI merilis edaran terbaru mengenai perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian ISPA.

“Kami akan segera tindak lanjuti dengan mengeluarkan edaran untuk puskesmas-puskesmas di Kabupaten Karawang,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Baca juga: Kualitas Udara Buruk, Kasus ISPA di Karawang Capai 92 Ribuan Kasus

Yayuk memaparkan, di Karawang sendiri data kasus ISPA dan pneumonia terus meningkat. Jumlah kumulatif dari Januari hingga Oktober tercatat mencapai 110.467 penderita.

“Per 5 Oktober 2023 total kasus ISPA 110.467 terdiri dari Pneumonia dan ISPA,” paparnya.

Adapun rinciannya, pneumonia balita 3.078 kasus, pneumonia anak 1.012 kasus, pneumonia dewasa 1.471 kasus dan pneumonia lansia 1.177 kasus.

Baca juga: Kualitas Udara Buruk, Dinkes Karawang Rilis Surat Edaran untuk RS dan Puskesmas di 30 Kecamatan

ISPA sendiri, balita 31.921 kasus, anak 19.184 kasus, dewasa 37.883 kasus dan lansia 14.741 kasus.

“Kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya per 12 September itu masih 103.404 kasus, jadi ada peningkatan,” terangnya.

Kata Yayuk, cuaca panas memang berdampak terhadap meningkatnya penyakit ispa. Apalagi jika kualitas udara terkategori buruk.

Baca juga: Sebanyak 500 Siswa SD di Karawang Jadi Penerima Pangan Bergizi

Yayuk menjelaskan, resiko ISPA dapat meningkat di musim kemarau karena ada aktivitas virus yang memang lebih aktif saat cuaca panas.

“Suhu yang tinggi ini meningkatkan pembentukan polutan primer, yang mana bisa mengiritasi saluran pernapasan dan meningkatkan resiko ISPA,” katanya.

“Jadi ketika memang cuaca panas, kita harus tetap menjaga, jangan sampai dehidrasi dan terpapar polutan,” pungkasnya.