beritapasundan.com – Para pecinta alam yang ingin merasakan camping di alam terbuka dengan akses yang mudah, Lembah Pasir Sumbul di Puncak Bogor menjadi salah satu destinasi pilihan yang tepat.
Lembah Pasir Sumbul memiliki pemandangan padang rumput hijau dan dikelilingi hutan pinus. Udara sejuk dan dingin khas Puncak juga seolah menambah energi bagi tubuh setelah lelah beraktifitas.

Dengan alamnya yang masih alami dan asri, tempat wisata ini sangat cocok untuk berkemah karena memberikan suasana tenang yang membuat nyaman dan betah berlama-lama tinggal di area terbuka ini.
Baca juga: Bubu Jungle Resort: Penginapan Berkonsep Sangkar Burung di Tengah Hutan Pinus
Selain menjadi tempat camping, ditempat ini juga bisa jadi lokasi foto-foto. Apalagi jika kamu suka mengabadikan foto lanskap.
Fasilitas:

Meskipun berada di Puncak, fasilitas yang tersedia di sini terbilang cukup lengkap seperti area parkir, listrik, toilet, mushola, warung, camping ground, hingga spot foto.
Sinyal dari semua provider juga masih bisa dijangkau, jadi kamu tidak perlu khawatir kalau ingin mengunggah momen seru di Lembah Pasir Sumbul ke akun media sosial kamu.
Destinasi ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, atau tepatnya di Kampung Parabon, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas.
Baca juga: Kampung Singkur: Ragam Rekreasi dan Kegiatan Memacu Adrenalin
Untuk menuju lokasi wisata ini, bisa menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Setibanya di tempat parkir, kamu harus trekking sebentar dengan jarak sekitar 200 meter untuk bisa sampai ke area camping.
Untuk kunjungan wisata, Lembah Pasir Sumbul buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB, sementara untuk tujuan camping buka 24 jam.
Harga Tiket:

Pengunjung yang ingin menikmati wisata di Lembah Pasir Sumbul akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 pada weekday dan Rp 18.000 pada weekend.
Untuk bisa staycation di hutan pinus ini, kamu cukup membayar Rp35.000.
Baca juga: Curug Love Bogor, Sensasi Wisata Seperti Grand Canyon
Nikmati momen berkemah di sini bersama keluarga, sahabat, atau pasangan. Pagi harinya, kalau cuaca sedang bersahabat, kamu bisa menikmati golden hour dari matahari terbit, yang cahayanya muncul di sela-sela pohon pinus. Sungguh indah. (*)














