KARAWANG – Gerakan Organisasi Wanita (GOW Karawang) menggelar rangkaian peringatan Hari Kartini dengan mendorong kreativitas perempuan melalui lomba busana berbahan dedaunan dan lomba masak berbahan dasar turubuk, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan GOW Karawang yang berlangsung di Gedung GOW tersebut diikuti 45 organisasi wanita dari berbagai unsur di Kabupaten Karawang.
Ketua GOW Karawang, Hodijah Sunjana, S.H., mengatakan sebelum perlombaan digelar, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembinaan, termasuk cara membuat busana dari dedaunan hingga teknik desain yang kreatif dan inovatif.
Baca juga: Disdikbud Karawang Gelar FLS3N SMP 2026, Diikuti 312 Siswa
Menurutnya, seluruh organisasi wanita yang bernaung di bawah GOW Karawang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Setelah pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan lomba peragaan busana dari bahan alami dan lomba masak berbahan dasar turubuk,” ujarnya.
Ia menilai dedaunan yang biasanya terbuang dapat dimanfaatkan menjadi karya bernilai ekonomi dan estetika.
Lomba peragaan busana diikuti 15 peserta, kemudian dilanjutkan dengan lomba kreasi olahan turubuk yang menjadi salah satu pangan khas Karawang.
Hodijah menegaskan, sebagai Ketua GOW Karawang, dirinya ingin kembali mengangkat kekhasan daerah, terutama dari sisi kuliner lokal.
“Turubuk ini bahan pangan yang sangat langka. Saya juga bekerja sama dengan petani,” ungkapnya.
Panitia juga menyediakan turubuk bagi peserta yang ingin mengikuti lomba kreasi masak. Para peserta diwajibkan membeli bahan tersebut di lokasi melalui koordinasi panitia.
Menurut Hodijah, peserta mampu mengolah turubuk menjadi hidangan modern setara hotel berbintang, menunjukkan tingginya kreativitas anggota GOW Karawang.
Ia menambahkan, kreasi turubuk berpotensi menjadi daya tarik wisata kuliner Kabupaten Karawang.
Untuk menjaga objektivitas, panitia melibatkan Dinas Kesehatan dan pihak hotel dalam proses penjurian.
Selain kegiatan lomba, GOW Karawang juga menyiapkan program lanjutan bersama Ecadin dan PKK dalam rangka Hari Bumi, termasuk pengumpulan minyak jelantah di 30 kecamatan.
Baca juga: Ketua DPRD Karawang Soroti Hari Kartini sebagai Momentum Kesetaraan Perempuan
Hodijah menegaskan bahwa GOW Karawang bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi wadah untuk mendorong kontribusi nyata perempuan terhadap perekonomian keluarga.
“Wanita juga bisa memberi sumbangsih terhadap perekonomian keluarga,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara GOW Karawang dan pemerintah daerah terus berjalan dalam memberdayakan perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga. (*)














