Beranda Kesehatan Kenali Tanda-tanda Penting untuk Segera Tes Penyakit Menular Seksual (PMS)

Kenali Tanda-tanda Penting untuk Segera Tes Penyakit Menular Seksual (PMS)

18
Penyakit menular seksual
Ilustrasi PMS (Foto: halodoc)

beritapasundan.com – Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan infeksi yang dapat menular melalui hubungan seksual, baik itu melalui vagina, anal, maupun oral. Sering kali, PMS tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda yang mengindikasikan perlunya menjalani tes PMS.

Berikut adalah beberapa tanda yang bisa menjadi pertimbangan untuk segera memeriksakan diri:

Baca juga: Inovasi AI: Deteksi Diabetes, Stroke, dan COVID-19 Melalui Analisis Warna Lidah

1. Perubahan pada Organ Genital

Jika Anda mengalami perubahan seperti luka, benjolan, atau ruam di area genital, ini bisa menjadi tanda infeksi Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti herpes, sifilis, atau HPV. Meski tidak selalu menyakitkan, perubahan ini sebaiknya tidak diabaikan.

2. Rasa Nyeri atau Gatal saat Buang Air Kecil

Sensasi terbakar, nyeri, atau gatal saat buang air kecil bisa mengindikasikan adanya infeksi seperti klamidia atau gonore. Jika gejala ini muncul, segera periksakan diri.

3. Keputihan Tidak Normal

Pada wanita, perubahan warna, bau, atau jumlah keputihan bisa menjadi tanda infeksi PMS seperti trikomoniasis atau bakteri vaginosis. Jika keputihan disertai rasa gatal atau nyeri, segera konsultasikan ke dokter.

4. Nyeri atau Perdarahan saat Berhubungan Seksual

Nyeri saat berhubungan intim atau perdarahan yang tidak terkait dengan siklus menstruasi dapat menjadi tanda adanya infeksi seperti klamidia, gonore, atau bahkan infeksi panggul.

5. Pembengkakan di Area Selangkangan

Pembengkakan kelenjar getah bening di area selangkangan bisa mengindikasikan adanya infeksi PMS seperti herpes atau sifilis. Ini merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi yang sedang berkembang.

6. Tidak Ada Gejala Sama Sekali

Perlu diingat, banyak orang yang terinfeksi PMS tidak menunjukkan gejala apa pun. Jika Anda aktif secara seksual, terutama tanpa perlindungan, sebaiknya lakukan tes secara rutin meskipun tidak ada gejala.

Baca juga: Manfaat Buah Apel: Sumber Gizi yang Rendah Kalori dan Baik untuk Kesehatan

Penting untuk diingat bahwa pencegahan adalah langkah terbaik. Gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual, dan rutin jalani tes PMS, terutama jika Anda sering berganti pasangan atau merasa pernah terpapar risiko infeksi. Deteksi dini dapat mencegah komplikasi serius dan membantu menjaga kesehatan reproduksi. (*)