Beranda Ekonomi & Bisnis Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Program Kios Praktik untuk Perkuat Pendidikan Vokasi di...

Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Program Kios Praktik untuk Perkuat Pendidikan Vokasi di SMK Walang Jaya

7
Indosat Ooredoo
Indosat terus memperkuat sinergi pendidikan dan industri melalui program Kios SMK Walang Jaya. (Foto: Istimewa)

beritapasundan.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memperkenalkan model pembelajaran berbasis praktik melalui inisiatif Kios SMK Walang Jaya, Selasa (17/11/2025). Program ini membuka kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam menjalankan bisnis ritel telekomunikasi secara langsung di lingkungan sekolah. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam memperkuat pendidikan vokasi dan kolaborasi industri–pendidikan di Indonesia.

Melalui program ini, siswa dari berbagai jurusan seperti Teknik Otomotif, Akuntansi, hingga Tata Kelola Perkantoran diberi kesempatan mengelola operasional kios dengan pendampingan tim Indosat. Para siswa belajar menjalankan aktivitas bisnis, membuat pencatatan transaksi, serta memberikan layanan pelanggan secara profesional. Pendekatan ini tidak hanya mengajarkan praktik bisnis, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, etika kerja, dan kemampuan kerja sama.

Baca juga: Indosat IM3 Sajikan Jaringan 5G Stabil dan Proteksi Digital di Tengah Festival Musik

“Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan siap kerja,” ujar Chandra Pradyot Singh, EVP – Head of Circle Jakarta Raya (JAYA) Indosat Ooredoo Hutchison. “Melalui kolaborasi ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan manajerial dan finansial yang sangat penting ketika memasuki dunia industri.”

Program Kios SMK Walang Jaya ini diakui sebagai bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) sesuai kurikulum sekolah. Selain praktik langsung, Indosat juga menyelenggarakan berbagai pelatihan tematik, seperti seminar teknologi seluler, distribusi digital, literasi AI, hingga pelatihan pemasaran modern yang mendukung wawasan teknis para siswa.

Kepala Sekolah SMK Walang Jaya, Gatot Edi Sabekti, S.Pd., mengapresiasi upaya Indosat. “Kami berterima kasih kepada Indosat Ooredoo Hutchison karena telah membuka ruang pembelajaran langsung dari dunia industri. Pengalaman ini sangat berharga dalam membangun kepercayaan diri dan kemandirian siswa kami,” ujarnya.

Dengan lebih dari 2.800 siswa dari empat jurusan utama—TKRO, TBSM, AKL, dan OTKP—SMK Walang Jaya menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi pendidikan dan industri. Program Indosat ini juga menjadi kelanjutan dari berbagai kolaborasi sebelumnya seperti Hero Power Battle, Seminar Teknologi Seluler dan Distribusi Digital, hingga Pelatihan Pemasaran Berbasis AI.

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Promo Spesial di Harpelnas 2025

“Ke depan, Indosat akan terus mengembangkan model pembelajaran kolaboratif seperti Kios @ School sebagai best practice nasional,” tutup Chandra. Ia menegaskan bahwa Indosat akan terus berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat melalui konektivitas, inovasi, dan pendidikan.

Inisiatif ini membuktikan bahwa konektivitas tidak hanya membuka akses digital, tetapi juga menghadirkan peluang pembelajaran nyata bagi generasi muda. Melalui program ini, Indosat terus mempertegas perannya dalam memberdayakan Indonesia di era transformasi digital. (*)