Beranda Kesehatan Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan Primaya Hospital Karawang, Ini Penjelasan Direksi

Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan Primaya Hospital Karawang, Ini Penjelasan Direksi

68
Penipuan di primaya hospital karawang
Suasana pelayanan di Primaya Hospital Karawang.

KARAWANG – Dalam beberapa waktu terakhir, marak terjadi kasus penipuan yang mengatasnamakan Primaya Hospital Karawang, dimana para korban diminta untuk membayar biaya yang tidak berasal dari rumah sakit.

Menyikapi situasi ini, Primaya Hospital Karawang mengambil langkah proaktif untuk melindungi pasien dan masyarakat dari tindakan penipuan yang merugikan.

Sejak didirikan pada April 2020, Primaya Hospital Karawang telah berkomitmen untuk selalu mengedepankan keselamatan pasien serta memberikan layanan kesehatan berkualitas PRIMA.

“Kami memahami bahwa keselamatan dan kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat penting, oleh karena itu kami berupaya untuk mengedukasi pasien dan keluarga mengenai prosedur yang benar saat melakukan transaksi di rumah sakit,” ungkap Direktu Primaya Hospital Karawang, Dr. Winardi Fadilah, MMRS, AIFO-K dalam keterangannya, Senin (10/3).

Baca juga: BMKG Ingatkan Pemerintah Daerah Respons Cepat Peringatan Cuaca Ekstrem

Edukasi Pasien dan Keluarga

Pihaknya mengingatkan seluruh pasien dan keluarga bahwa setiap transaksi pembayaran di Primaya Hospital Karawang hanya dilakukan melalui satu pintu administrasi saat pasien masuk perawatan.

“Kami juga menyarankan agar tidak memberikan informasi pribadi atau melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak jelas,” katanya.

Untuk meningkatkan kesadaran, Primaya Hospital Karawang sudah menyampaikan imbauan melalui pemberitahuan suara dari jaringan speaker (paging) yang ada dirumah sakit setiap periode tertentu. Dia percaya bahwa informasi yang jelas dan tepat waktu dapat membantu masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus-modus penipuan yang kian canggih.

Baca juga: Muhammad Al-Hafidz Kembali Ukir Prestasi di Thailand International Mathematical Olympiade

Peningkatan Keamanan Sistem

Dalam upaya melindungi data dan informasi pasien, Primaya Hospital Karawang juga melakukan pembaruan pada sistem keamanan data rumah sakit secara periodik dan selalu update.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan informasi pasien dan memastikan bahwa data yang kami miliki terlindungi dengan baik,” jelasnya.

Pembuatan Selebaran Himbauan

Sebagai bagian dari kampanye kesadaran ini, Primaya Hospital Karawang juga sudah membuat selebaran himbauan yang disebarluaskan di area-area tertentu yang dapat dibaca dan dilihat baik oleh pengunjung, keluarga pasien ataupun pasien itu sendiri.

Selebaran ini berisi informasi terkait transaksi hanya dilakukan dengan nomor rekening resmi Primaya Hospital Karawang serta informasi kontak handphone khusus pelaporan jika ada yang mengatasnamakan petugas rumah sakit untuk meminta membayarkan biaya tertentu.

Winardi meminta setiap Informasi yang mencurigakan untuk berani mengkonfirmasi kepada pihak rumah sakit jika menerima telepon atau pesan yang mencurigakan.

“Tim kami siap untuk memberikan informasi yang akurat dan membantu masyarakat untuk tidak terjebak dalam penipuan,” kata dia.

Baca juga: Bersama BBWS, Bupati Aep Tinjau Amblasnya Jalan Akibat Luapan Sungai Citarum

Dukungan Bagi Korban Penipuan
Suasana pelayanan di Primaya Hospital Karawang.

 

 

Bagi mereka yang telah menjadi korban penipuan, Primaya Hospital Karawang memberikan dukungan penuh. Kami menyarankan agar korban segera melakukan pemblokiran atau pelaporan pembekuan rekening bank pelaku penipuan. Selain itu, pihaknya juga siap mendampingi korban dalam proses pelaporan kepada pihak yang berwajib.

Komitmen Terhadap Kesehatan Masyarakat

Primaya Hospital Karawang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat melalui layanan kesehatan yang komprehensif.

Dengan berbagai fasilitas medis yang tersedia, termasuk Pusat Layanan Ibu dan Anak, Layanan Trauma & Burn Center, Layanan Eye Center, serta Layanan Hemoroid Center kami siap memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang dan sekitarnya.

Dengan demikian, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan teredukasi mengenai penipuan yang mengatasnamakan rumah sakit. (*)