Beranda News BULOG Karawang Perketat Pengawasan, MinyaKita Harus Dijual Sesuai HET

BULOG Karawang Perketat Pengawasan, MinyaKita Harus Dijual Sesuai HET

10

KARAWANG – Perum BULOG Cabang Karawang memastikan distribusi minyak goreng rakyat merek MinyaKita ke sejumlah pasar di wilayah Karawang terus berjalan.

Selain memasok kebutuhan pasar, BULOG juga melakukan pemantauan harga guna memastikan produk tersebut dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pimpinan Cabang BULOG Karawang, Rafki Ismael, mengatakan pihaknya telah menyalurkan MinyaKita ke berbagai pasar dan melakukan monitoring terhadap pedagang yang menjadi jaringan distribusi BULOG.

Baca juga: Beras SPHP Digelontorkan ke Pasar, Bulog Karawang Perkuat Stabilisasi Harga

“BULOG telah mendistribusikan MinyaKita ke sejumlah pasar di Karawang. Berdasarkan hasil monitoring, pedagang yang menjual MinyaKita yang disuplai BULOG menjual sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku,” ujar Rafki dalam keterangannya, Minggu (7/6).

Menurutnya, apabila ditemukan pedagang yang menjual MinyaKita di atas HET, besar kemungkinan produk yang dijual tersebut tidak berasal dari jaringan distribusi atau pasokan BULOG.

“Jika ada pedagang yang menjual di atas HET, tentunya bukan bagian dari jaringan pengecer atau tidak disuplai oleh BULOG,” tegasnya.

Baca juga: 13 Anggota Keluarga Gagal Umrah, Warga Karawang Klaim Rugi Rp349,7 Juta

Rafki menambahkan, BULOG akan terus menjaga pasokan MinyaKita di pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Ia menegaskan, BULOG berkomitmen untuk terus melakukan penyaluran MinyaKita serta pengawasan harga di tingkat pasar. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh minyak goreng bersubsidi tersebut dengan harga yang sesuai ketentuan.

“Intinya, Perum BULOG terus melakukan suplai MinyaKita ke pasar dan melakukan monitoring harga agar dijual sesuai ketentuan. Adapun pedagang yang menjual tidak sesuai ketentuan dapat dipastikan pasokannya bukan dari BULOG,” pungkasnya. (*)