Beranda Headline Aep Syaepuloh: Pembunuhan Pelajar di Batujaya Murni Kriminal, Tidak Terkait Suporter Bola

Aep Syaepuloh: Pembunuhan Pelajar di Batujaya Murni Kriminal, Tidak Terkait Suporter Bola

1
Bupati Karawang
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan kasus pembunuhan pelajar di Batujaya bukan bentrokan suporter sepak bola, melainkan murni tindak kriminal yang telah direncanakan pelaku. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa kasus pembunuhan pelajar di Batujaya yang sempat ramai diperbincangkan masyarakat bukan merupakan bentrokan antar suporter sepak bola, melainkan murni tindak pidana pembunuhan yang telah direncanakan pelaku.

Penegasan tersebut disampaikan Aep usai Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan pelajar di Batujaya kurang dari 24 jam setelah laporan diterima pihak kepolisian.

“Kami mengapresiasi Polres Karawang karena dalam waktu cepat kasus ini berhasil diungkap. Ini bukan keributan suporter maupun antar pendukung sepak bola. Ini murni pembunuhan,” ujar Aep saat konferensi pers di Mapolres Karawang, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Polres Karawang Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar di Batujaya, Pelaku Teman Sekolah

Menurutnya, sejak awal kasus pembunuhan pelajar di Batujaya menjadi perhatian publik karena beredar berbagai informasi simpang siur, termasuk dugaan keterlibatan rivalitas antar suporter sepak bola.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada kaitannya dengan suporter Persib maupun Persija. Jadi ini memang pure pembunuhan yang sudah direncanakan oleh pelaku,” katanya.

Aep juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa tragis tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami turut berduka cita kepada keluarga korban. Alhamdulillah sekarang kasusnya sudah terang benderang,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Polres Karawang, pelaku dan korban diketahui telah saling mengenal sebelumnya karena berasal dari lingkungan sekolah yang sama.

“Tadi sudah dijelaskan oleh Pak Kapolres bahwa pelaku memiliki persoalan ekonomi dan terlilit utang. Korban sempat diajak berkeliling oleh pelaku sebelum akhirnya terjadi pembunuhan,” jelas Aep.

Baca juga: Prestasi SDN Adiarsa Timur 1 di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama di tengah cepatnya penyebaran kabar melalui media sosial.

“Kami berharap masyarakat jangan cepat percaya terhadap informasi yang belum pasti kebenarannya. Hari ini semuanya sudah terungkap secara jelas,” pungkasnya.

Keberhasilan Polres Karawang dalam mengungkap kasus pembunuhan pelajar di Batujaya dalam waktu singkat pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Karawang. (*)