Beranda Headline KDM Sebut Kirab Budaya Tatar Pasundan di Karawang Paling Meriah, Ribuan Warga...

KDM Sebut Kirab Budaya Tatar Pasundan di Karawang Paling Meriah, Ribuan Warga Padati Pusat Kota

10
Kirab budaya

KARAWANG – Perayaan Kirab Budaya Tatar Pasundan berlangsung meriah di Kabupaten Karawang, Sabtu malam (9/5). Ribuan masyarakat memadati sepanjang jalur kirab sejak sore hingga acara berakhir sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Alun-Alun Karawang.

Arak-arakan budaya dimulai dari Stasiun Karawang di Jalan Insinyur Juanda, kemudian melintasi Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan Tuparev sebelum berakhir di Alun-Alun Karawang. Rombongan kirab mulai bergerak sekitar pukul 19.30 WIB dan disambut antusias masyarakat yang telah memadati pusat kota sejak petang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Jawa Barat, Bupati Karawang, Wakil Bupati Karawang, DPRD Karawang, Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga: KDM Berencana Sulap Tuparev Jadi Kota Tua Karawang, Bangun Pelataran Cinta hingga Rapihkan Kabel Semrawut

Kirab budaya semakin semarak dengan penampilan seni tradisional dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat serta daerah tetangga. Sedikitnya terdapat 29 penampilan seni dan budaya yang ikut memeriahkan kirab tersebut.

Di antaranya Rampak Bedug Banten, Calung Tegal Jawa Tengah, Ondel-ondel DKI Jakarta, Lentongan Jawa Tengah, Kuda Lumping Brebes, kesenian Karawang, Jajang Karawang, seni Tasikmalaya, Tari Topeng Kabupaten Bekasi, Tari Topeng Depok, Tari Majalengka, kesenian Tegal, Tari Topeng Cirebon, Gatot Kaca Bandung Barat, seni Pangandaran, Cianjur, Kirab Prajurit Sumedang, Kuda Renggong Sumedang, Singa Depok Subang, Silat Indah Garut, Adu Nisung Kota Sukabumi, Manuk Janur Cibeureum Banjar, Mamanukan Kabupaten Tasikmalaya, kesenian Kota Cimahi, Seni Bewokan, Ulin Barong Kota Bandung, Dogdog Kabupaten Kuningan, Badawang Kabupaten Bandung, Bebegig Sukamantri Ciamis, Burok Kabupaten Cirebon hingga penampilan penutup Genye atau Gerakan Nyere dari Purwakarta.

Saat menyapa masyarakat di depan Masjid Agung Syekh Quro, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Karawang yang antusias mengikuti kirab budaya tersebut.

Dalam sambutannya menggunakan bahasa Sunda, Dedi menyebut malam kirab budaya di Karawang sebagai malam yang paling meriah. Ia bahkan berseloroh banyak warga yang pingsan akibat membludaknya masyarakat yang datang menyaksikan kirab budaya.

“Malam ini Karawang luar biasa ramai. Tapi yang paling penting bukan hanya ramainya, melainkan isi dari kegiatan ini, yaitu mengembalikan rasa cinta dan kasih sayang. Mustika Binokasih hadir di Karawang membawa semangat cinta dan sejarah panjang Tatar Sunda,” ujar Dedi.

Ia mengatakan kirab budaya bukan sekadar mengenang masa lalu Kerajaan Padjadjaran, tetapi juga menjadi momentum menatap masa depan Karawang yang lebih tertata dan berkarakter budaya.

Dedi juga mengungkapkan rencana penataan kawasan pusat kota Karawang bersama Pemerintah Kabupaten Karawang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya dengan membangun konsep “Pelataran Cinta” dari kawasan stasiun hingga Alun-Alun Karawang.

Menurutnya, kawasan Jalan Tuparev akan ditata menjadi kawasan kota tua Karawang dengan penataan kabel listrik bawah tanah serta penyeragaman tampilan bangunan pertokoan.

“Kita tata kotanya supaya menjadi kenangan cinta yang indah. Bukan hanya kirab budaya, tapi bagaimana Karawang menjadi kota yang nyaman, bersih, dan memiliki identitas budaya,” katanya.

Baca juga: Aep Syaepuloh Sambut Hangat Kehadiran KDM di Karawang, Sebut Kirab Binokasih Bawa Semangat Kasih Sayang

Di akhir sambutannya, Dedi juga meminta maaf kepada masyarakat atas kemacetan dan kepadatan selama acara berlangsung. Ia mengapresiasi aparat keamanan serta masyarakat Karawang yang dinilai tetap kompak dan menjaga suasana tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi langkah untuk menghadirkan masyarakat yang raharja, masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya. (*)