beritapasundan.com – Weton dalam tradisi Jawa bukan hanya sekadar perhitungan hari lahir, melainkan memiliki nilai filosofis yang mendalam. Salah satu kegunaan pentingnya adalah untuk mencocokkan jodoh. Weton dipercaya dapat memberikan gambaran kecocokan pasangan dalam aspek kehidupan rumah tangga, rezeki, hingga keberuntungan bersama. Berikut cara menghitung weton jodoh Jawa yang bisa Anda coba.
1. Mengetahui Hari dan Pasaran Lahir
Weton dihitung berdasarkan kombinasi hari (Senin, Selasa, Rabu, dst.) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Masing-masing memiliki nilai angka tertentu:
- Hari: Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9)
- Pasaran: Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4), Kliwon (8)
Contohnya, seseorang lahir pada Senin Pon. Nilainya adalah 4 (Senin) + 7 (Pon) = 11.
2. Menghitung Jumlah Nilai Pasangan
Setelah mengetahui nilai weton Anda dan pasangan, jumlahkan keduanya. Misalnya, jika Anda memiliki weton 11 dan pasangan 16, totalnya adalah 27.
3. Menafsirkan Hasil
Dalam tradisi Jawa, ada patokan nilai tertentu yang sering dijadikan panduan:
- 10, 15, 20, 25: Sangat baik, rumah tangga harmonis.
- 12, 17, 22, 27: Cukup baik, perlu usaha menjaga hubungan.
- Jumlah lain: Memerlukan doa dan usaha lebih untuk mencapai kebahagiaan.
Kepercayaan dan Usaha
Meski weton sering digunakan dalam tradisi Jawa, keberhasilan hubungan tetap ditentukan oleh komunikasi, pengertian, dan usaha bersama. Weton hanyalah panduan yang bisa membantu memahami karakter pasangan, tetapi tidak mutlak menentukan nasib.
Kesimpulan
Perhitungan weton jodoh adalah salah satu warisan budaya Jawa yang menarik untuk dipelajari. Selain memberikan wawasan tentang kepribadian, weton juga bisa mempererat hubungan dengan menghargai tradisi leluhur. (*)














