KARAWANG – Pembangunan jembatan Sirnaruju yang menuai pro kontra terus bergulir. Pasalnya, jembatan yang menelan anggaran hingga Rp3,6 Miliar tersebut dinilai tak memiliki azas manfaat lantaran lokasi di sekitarnya buntu.
Sekretaris Daerah Karawang, Acep Jamhuri membantah hal tersebut. Dijelaskannya, pembangunan Sirnaruju merupakan bagian dari rencana pembangunan jalan lingkar Sirnaruju menuju obyek wisata Curug Cigentis dan sekitarnya.
Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 6 meter di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru itu, dilakukan demi konektivitas akses jalan yang layak dan nyaman.
Baca Juga:Â Jembatan Sirnaruju Habiskan Anggaran APBD 3,6 Miliyar, Ini Kata Dewan Karawang
“Ini sesuai dengan Perda No. 3 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPD). Jadi pembangunan jembatan bagian dari rencana pembangunan jalan lingkar menuju obyek wisata dan sudah tercantum dalam rencana pembangunan akses jalan daerah,” kata Acep, Rabu (2/3/22).














