Beranda Ekonomi & Bisnis Warga Tasikmalaya Olah Daging Kurban Jadi Bakso, Jasa Gilingan Diserbu

Warga Tasikmalaya Olah Daging Kurban Jadi Bakso, Jasa Gilingan Diserbu

8
Daging kurban
Penggilingan Daging Bakso (Foto: ilustrasi/net.)

TASIKMALAYA – Momen Idul Adha membawa berkah tersendiri bagi penyedia jasa penggilingan daging di Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Sejumlah warga memanfaatkan melimpahnya daging kurban untuk diolah menjadi bakso, sebagai cara agar konsumsi daging lebih variatif dan tahan lama.

Jasa penggilingan daging untuk membuat bakso mulai diserbu warga sejak Sabtu (7/6/2025). Didin, salah seorang penyedia jasa gilingan di Pasar Cikurubuk, mengaku adanya lonjakan pengunjung, meski tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Tahun ini agak menurun, terus terang saja. Biasanya yang menggiling daging kurban itu berjubel-jubel, sekarang tidak sebanyak itu,” kata Didin saat ditemui, Senin (9/6/2025).

Baca juga: Sinok Mille Crapes: Kisah Tika Bangun UMKM dari Rumah Sederhana di Karawang

Meski begitu, dibandingkan hari biasa, jumlah pelanggan meningkat signifikan. Jika biasanya ia hanya beroperasi hingga pukul 09.00 pagi, kini jam operasionalnya diperpanjang hingga sore hari.

“Biasanya kami buka dari subuh sampai pagi, sekarang sampai jam 4 sore,” ujarnya.

Didin memasang tarif Rp 5.000 per kilogram untuk jasa penggilingan daging kurban. Ia juga menyediakan paket bahan tambahan untuk membuat bakso seperti tepung terigu, tepung tapioka, dan bumbu-bumbu lainnya.

“Kalau bingung resepnya, bisa kami bantu. Banyak pedagang bahan bakso di sini yang bisa bantu juga,” tambahnya.

Salah satu warga, Bahrudin Asyari, memilih mengolah daging kurban menjadi bakso agar bisa disajikan dalam bentuk berbeda dan lebih disukai anak-anak.

“Supaya nggak bosan, bisa lebih awet juga. Anak-anak suka bakso,” ujar Bahrudin.

Menurutnya, membuat bakso tidak sulit. Ia cukup membawa daging ke pedagang bahan bakso, menentukan jenis bakso yang diinginkan, dan melanjutkan ke tukang giling.

“Misalnya mau bikin bakso super, ya dagingnya banyak. Habis itu tinggal bawa ke penggilingan,” jelasnya.

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Karawang Turun Drastis Jelang Idul Adha 2025

Hal serupa disampaikan Yanto, penyedia jasa penggilingan daging lainnya di lokasi yang sama. Ia juga menjual paket bahan bakso lengkap dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram daging.

“Cukup bawa daging saja, kami siapkan tepung dan bumbunya. Jadi konsumen tinggal bawa pulang adonan siap cetak,” ungkap Yanto.

Dengan cara ini, daging kurban tidak hanya bisa diolah menjadi masakan sehari-hari, tetapi juga diolah menjadi bakso yang bisa disimpan lebih lama dan disukai seluruh anggota keluarga. (*)