Beranda Headline Wakil Ketua DPRD Karawang Salurkan Bantuan PIP ke Siswa SDN Mekarjati 2

Wakil Ketua DPRD Karawang Salurkan Bantuan PIP ke Siswa SDN Mekarjati 2

19
Bantuan PIP karawang
Wakil Ketua DPRD Karawang, Dian Fahrud Jaman, menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa di SDN Mekarjati 2 (Foto: Istimewa)

KARAWANG — Wakil Ketua DPRD Karawang, Dian Fahrud Jaman, menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa di SDN Mekarjati 2, Rabu (16/7/2025). Bantuan ini merupakan hasil aspirasi dari Wakil DPR RI, Saan Mustofa.

“Kami tadi memanggil langsung siswa-siswi dan orang tuanya, kemudian bantuan kami serahkan langsung kepada yang bersangkutan,” ujar Dian.

Tak hanya bantuan PIP, Dian juga membagikan paket buku tulis, makanan berat, dan susu kotak untuk seluruh siswa di SDN Mekarjati 2.

Baca juga: Dosen Unsika Soroti Tren Joget TikTok Pelajar: Pendidikan Anak SD Terancam!

Ia berharap, seluruh bantuan ini bisa meringankan beban para orang tua siswa, apalagi di awal tahun ajaran baru.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat, terutama dalam meringankan beban para orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka,” ucapnya.

Dian menegaskan, bantuan PIP ini tidak hanya disalurkan ke SDN Mekarjati 2 saja, tetapi juga akan diteruskan ke total 12 sekolah lainnya, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Karawang.

“Penyaluran ini dilakukan setahun sekali dan akan menyasar berbagai sekolah lainnya,” tambah Dian.

Sementara itu, Sodikin Hasan, perwakilan Kepala Sekolah SDN Mekarjati 2, mengungkapkan bahwa tahun ini ada 45 siswa yang menerima bantuan PIP. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian dari Wakil Ketua DPRD Karawang.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Karawang Tegas: Stop Pungli di Sekolah!

“Kami berterima kasih khususnya kepada Pak Dewan yang telah memfasilitasi. Ini bisa menjadi bentuk transparansi, masyarakat dapat melihat sendiri penyaluran bantuan ini secara langsung,” ujarnya.

Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga siswa, tetapi juga menjadi dorongan moral agar semangat belajar tetap menyala. (*)