Beranda News Tinggalkan Ratusan Kawih, Maestro Pesinden Karawang Yoyoh Supriatin Tutup Usia

Tinggalkan Ratusan Kawih, Maestro Pesinden Karawang Yoyoh Supriatin Tutup Usia

26
Pesinden
Yoyoh Supriatin (82) seniman legend kacapi tunggal Jawa Barat (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Karawang kehilangan sosok maestro pesinden sohor hari ini. Yoyoh Supriatin (82) seniman legend kacapi tunggal Jawa Barat meninggal dunia pada Senin, (13/5) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB.

Jasadnya kini, telah dikebumikan di area pemakaman Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru. Ia meninggalkan ratusan kawih (lagu Sunda), yang sempat berjaya di era 80an.

Kawih-kawihnya tersohor, dari mulai; Lagu Kembang Ros Beureum, Randa Bengsrat, Kalangkan Jadi Udagan, Dimana, Bulan Sabeulah, Dulang Tinande, Tepang Deui, Kagoda, semuanya pernah booming di tatar Pasundan.

Baca juga: Kagum Dengan Sosok Prabowo, Kakek dari Jepara Rela Jalan Sampai Jakarta

Kepala Bidang Budaya Disparbud Karawang, Waya Karmila menyebutkan, Yoyoh merupakan sosok seniman legendaris di Jawa Barat yang kiprahnya dimulai sejak tahun 1978.

“Bu Yoyoh satu-satunya seniman Kacapi Tunggal, di Jawa Barat ya cuman Bu Yoyoh. Ciri khas karyanya tidak bisa ditiru oleh orang lain,” tuturnya saat diwawancarai.

Waya menceritakan, Yoyoh berpulang, tanpa meninggalkan regenerasi. Sebab Yoyoh tak punya sanak saudara, maupun anak cucu. Ia hidup sebatang kara bersama seorang anak angkat di Kampung Nagrak, Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya.

“Gak punya rumah gak punya apa-apa, gak ada regenerasi, gak punya anak, sanak saudara,” terang Waya.

Menurutnya, Yoyoh merupakan sosok yang pantang menyerah oleh keadaan. Karyanya sempat meledak, namun mulai tergerus oleh modernisasi sejak tahun 2000an.

“Seiring perkembangan jaman kehidupannya sangat memprihatikan,” katanya.

Baca juga: 430 Jama’ah Haji Kloter 5 di Karawang Mulai Diberangkatkan

Namun, karena Yoyoh telah membesarkan nama Kabupaten Karawang. Tepat tahun 2022 Pemerintah Daerah memberikan gelar maestro serta bantuan (kepedulian) secara berkala.

“Bu Yoyoh dijadikan maestro versi Kabupaten Karawang diangkat sebagai pesinden sohor dan diberi apresiasi oleh Pemkab. Lagu-lagunya memang melegenda, bukan hanya di Karawang tapi se Jawa Barat,” tutupnya. (*)