Beranda Pernak Pernik Rahasia Gelap Rumah Makan Pesugihan

Rahasia Gelap Rumah Makan Pesugihan

36
Rumah makan
Ilustrasi Pesugihan Rumah Makan

Di sebuah desa terpencil, ada rumah makan yang sangat terkenal dengan makanan lezatnya. Rumah makan itu milik Pak Rudi, seorang pria yang terlihat sederhana, tetapi sangat kaya. Usahanya berkembang pesat hanya dalam waktu setahun. Orang-orang dari desa dan kota sekitarnya datang berbondong-bondong ke rumah makannya, bukan hanya karena makanan yang enak, tetapi juga harga yang terjangkau.

Namun, ada desas-desus aneh yang beredar di kalangan warga. Setiap kali seseorang makan di sana, mereka merasa kekenyangan yang luar biasa. Bukan hanya kenyang biasa, tetapi seperti ada sesuatu yang membebani perut mereka. Beberapa warga desa bahkan mengaku mendengar bisikan aneh saat makan, tetapi tak ada yang berani membicarakannya secara terbuka.

Suatu hari, Dinda, seorang jurnalis muda yang sedang menyelidiki kasus pesugihan di desa-desa Jawa, mendengar tentang keanehan rumah makan Pak Rudi. Rasa penasarannya membawanya untuk menyelidiki lebih jauh. Ia memutuskan untuk mengunjungi rumah makan itu dengan dalih sebagai pelanggan biasa.

Saat Dinda memasuki rumah makan, ia langsung disambut oleh Pak Rudi yang tersenyum lebar. “Silakan, Nona. Semua makanan di sini dijamin membuat Anda puas,” katanya sambil menatap tajam. Dinda merasakan hawa dingin merayap di punggungnya. Ia memesan makanan, dan benar saja, rasanya sangat lezat. Namun, di tengah makanannya, ia mulai merasa perutnya penuh, lebih dari yang seharusnya.

Setelah selesai makan, Dinda berkeliling untuk melihat-lihat. Matanya tertarik pada sebuah pintu di sudut ruangan yang tampak jarang dilalui. Pintu itu seperti menyimpan rahasia, dan tanpa ragu, Dinda memutuskan untuk menyelinap masuk. Di balik pintu, ada tangga yang menuju ke bawah tanah.

Saat turun ke ruang bawah tanah, bau amis dan anyir menyengat. Di sana, Dinda menemukan sesuatu yang mengejutkan. Ada altar besar yang dipenuhi sesajen, foto-foto orang yang pernah makan di rumah makan itu, dan patung besar dengan wajah menyeramkan. Tiba-tiba, Pak Rudi muncul dari balik bayangan, tatapannya berubah menjadi dingin dan jahat.

Baca juga: Kamis Misteri: Perjalanan Mencekam Jalur Angker Solok-Padang