Beranda Headline Program Nutrisi STPI Karawang, Dukung Kesehatan Pasien TB-RO

Program Nutrisi STPI Karawang, Dukung Kesehatan Pasien TB-RO

13
Nutrisi TB-RO
Sebanyak 77 pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) di Kabupaten Karawang kembali menerima bantuan nutrisi (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Sebanyak 77 pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO) di Kabupaten Karawang kembali menerima bantuan nutrisi gelombang kedua pada Sabtu, 28 September 2024.

Program ini diinisiasi oleh Stop TB Partnership Indonesia (STPI) Karawang, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Karawang, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang Peduli, dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Karawang.

Baca juga: RTH KeHati Karawang Hasilkan Ribuan Bibit, Siap Didistribusikan ke Masyarakat

Suci Shofwatunnisa, Staf Program Penabulu-STPI Karawang, menjelaskan bahwa ini merupakan penyaluran nutrisi kedua bagi 77 pasien TB-RO di Karawang, setelah gelombang pertama dilakukan awal September 2024. Kali ini, nutrisi yang diberikan berupa telur dan susu tinggi protein, yang diformulasikan khusus untuk penderita gangguan malnutrisi.

“Bulan lalu, kami hanya mendistribusikan susu UHT biasa. Dengan tambahan susu berkualitas, kami berharap kebutuhan nutrisi harian pasien dapat terpenuhi,” ungkap Suci pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Program distribusi nutrisi ini direncanakan berlangsung dua kali setiap bulan. Suci berharap, program ini dapat berkembang lebih besar dan menarik lebih banyak partisipasi dari berbagai elemen masyarakat di Karawang. “Kami terus berusaha menggandeng sektor-sektor lain di Karawang agar ikut serta. Harapannya, program ini dapat diadopsi sebagai program resmi pemerintah di bidang kesehatan,” tambahnya.

Iwan Sugriwa, Ketua PWI Karawang Peduli, juga menegaskan komitmennya dalam mendukung misi kemanusiaan ini. “Kami berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam program nutrisi bagi pasien TB-RO. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya ini,” kata Iwan.

Ketua IKWI Karawang, Nenden Fatmawati, menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki kesadaran yang lebih tinggi dalam menjaga kesehatan diri, terutama mengingat TBC merupakan penyakit menular.

Baca juga: Kasus Pemalsuan Dokumen: Ibu-Ibu Karawang Bersimpati pada Kusmayati

“Kami berharap melalui kolaborasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah penyebaran penyakit TBC,” tutupnya. (*)