Beranda Headline Polres Karawang Amankan Sopir Truk Kontainer Usai Kecelakaan Maut

Polres Karawang Amankan Sopir Truk Kontainer Usai Kecelakaan Maut

21
Kecelakaan maut kontainer
Lokasi kecelakaan maut di Jalan Irigasi Bendasari, Karawang Timur. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Polres Karawang mengamankan sopir truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan maut di Karawang Timur pada Minggu (15/2) malam. Sopir tersebut kini menjalani pemeriksaan intensif, termasuk tes urine.

Kasatlantas Polres Karawang, AKP Sudiryanto, mengatakan pihaknya langsung mengamankan sopir truk kontainer guna mendalami penyebab kecelakaan maut di Karawang Timur tersebut.

“Untuk sopir kontainer sudah kami amankan, kita lakukan penyelidikan, kemudian kita lakukan cek urine juga. Sekarang sudah diamankan di Polres Karawang,” ujarnya, Senin (16/2).

Baca juga: Dishub Karawang Tutup Permanen Jalan Irigasi Karawang Timur Usai Kecelakaan Maut

Selain sopir, polisi juga mengamankan sejumlah warga atau yang dikenal sebagai ‘pak ogah’ yang diduga mengarahkan kendaraan besar itu masuk ke Jalan Irigasi Bendasari. Mereka akan diperiksa sebagai saksi dalam proses penyidikan kasus kecelakaan maut di Karawang Timur.

“Kita lakukan penyidikan lebih lanjut. Nanti kita bawa juga sebagai saksi sementara untuk dilakukan pemeriksaan di Mapolres Karawang,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Karawang Timur tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Ketiganya adalah Idik Tasdik (46), Itiar (42), dan M.A. Miyaz (8).

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Irigasi Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur. Dari hasil penyelidikan awal, kendaraan kontainer trailer bernomor polisi B 9107 UEI datang dari arah Jalan Baru dan memaksa melintasi turunan menuju jalan irigasi.

Karena kondisi jalan sempit dan curam serta bukan peruntukan bagi kendaraan bertonase besar, truk kehilangan kendali, oleng, lalu terguling dan menimpa sedan Toyota Corona bernomor polisi T 1275 KN.

Baca juga: Bupati Aep Resmikan Jembatan Curug Klari, Perkuat Konektivitas Karawang–Purwakarta

“Ada warga (pak ogah) yang mengarahkan, padahal jalan ini adalah jalan kabupaten yang bukan peruntukan untuk kendaraan kontainer. Kemudian terjadi terguling karena jalannya sempit dan tidak cukup untuk kendaraan besar,” jelas Sudiryanto.

Saat ini, Polres Karawang masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan unsur kelalaian dan kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam kecelakaan maut di Karawang Timur tersebut. (*)