Beranda Headline Perjuangan Cantika Anak Petani Asal Simalungun, Raih Beasiswa Penuh di UBP Karawang

Perjuangan Cantika Anak Petani Asal Simalungun, Raih Beasiswa Penuh di UBP Karawang

62
Ubp Karawang
Cantika Putri Damayanti, Peraih Beasiswa Penuh di UBP Karawang (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Cantika Putri Damayanti, gadis berusia 19 tahun asal Kabupaten Simalungun, Medan, berhasil meraih beasiswa penuh di Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang.

Sebagai anak buruh tani yang tidak memiliki lahan sendiri, Cantika membuktikan bahwa semangat belajar dan tekad yang kuat mampu mengantarkannya meraih kesempatan berharga ini.

Baca juga: Komitmen INI dan IPPAT Karawang Tingkatkan Kualitas Layanan dan Dorong Investasi Daerah

Cantika mengisahkan perjalanannya yang penuh tantangan dalam meraih beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, keinginan Cantika untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sangat kuat.

“Orang tua saya buruh tani, tapi tidak punya lahan sendiri. Saya satu-satunya anak dari empat bersaudara yang berhasil melanjutkan kuliah,” ungkap Cantika dalam wawancara pada Rabu, 11 September 2024.

Keputusan Cantika untuk kuliah di Karawang juga didasari oleh ketertarikannya dengan budaya Sunda dan alasan keluarga. “Saya tertarik kuliah di Karawang karena ini tanah Pasundan, juga dekat dengan abang saya yang bekerja di Cikarang,” jelasnya.

Dari 72 pendaftar beasiswa KIP di UBP Karawang, Cantika berhasil menjadi salah satu dari 42 penerima beasiswa yang terpilih. Ia mengaku sempat merasa putus asa selama proses seleksi, namun akhirnya berhasil lolos berkat ketekunannya.

“Prosesnya tidak mudah, sempat bingung dan hampir menyerah, tapi saya bersyukur akhirnya berhasil terpilih,” tuturnya penuh haru.

Baca juga: Inovasi Batik Ramah Lingkungan: Komarudin Kudiya Ciptakan Alat Pengolahan Limbah Batik NOMBG

Kini, Cantika resmi menjadi mahasiswa jurusan Psikologi di UBP Karawang dengan beasiswa penuh hingga lulus, serta uang saku sebesar Rp800.000 per bulan. Ia bercita-cita menjadi psikolog dan merasa sangat bahagia serta bersyukur atas pencapaian ini. (*)